SAH Punya Solusi Untuk Atasi Permasalahan Kota Surabaya

Surabayaonline.co – Siti Anggraenie Hapsari (SAH) telah menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan kota Surabaya, demikian disampaikan SAH disebuah resto dikawasan rungkut Selasa (28/7) setelah mendengarkan penjelasan dari anggota Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Surabaya dan salah satu pengurus Techno Park Laboratorium Teknologi Tepat Guna, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN Surabaya)

Indra Wahyudi tokoh masyarakat sekaligus anggota KPM menyampaikan bahwa selama ini dalam mencari solusi untuk beberapa permasalahan yang ada di masyarakat Surabaya mengalami jalan buntu, selain itu solusi yang diberikan pemerintah kota Surabaya juga tidak nyambung.

Bambang (kiri) Siti Anggraenie Hapsari (SAH) (tengah), Indra (kanan)

“Untuk masalah pemberdayaan ekonomi, mosok programnya adalah pelatihan menyanggul ? apa iya sekarang masih pakai sanggul ? anggarannya besar lagi” ujar Indra

Menurut Bambang dosen Teknik Kimia, salah satu pengurus Techno Park UPN Surabaya, Teknolgi Tepat Guna (TTG) selayaknya harus sesuai dengan demografi dan berbasis kearifan lokal, dengan demikian sesuai dengan potensi yang ada dan masyarakat tidak perlu merubah kebiasaan yang ada.

Dicontohkan oleh Bambang di Muncar Kota Banyuwangi, di sana ada Industri Sarden, namun bila jumlah volume panen sangat banyak maka pabrik tidak bisa menampung dan terbuang percuma. Untuk mengatasi masalah ini UPN memberikakan solusi yaitu dengan membuat mesin pembuat minyak ikan dan pakan ternak.

“Kita bikin tong besar, kemudian ikan seberat 1 ton dididihkan, kemudian dipress untuk mendapatkan minyaknya, seratnya yang kasar untuk pakan ternak” ujar Bambang

Menyimak penjelasan Bambang, Indra mengatakan teknologi ini cocok diterapkan di Kenjeran Surabaya.

“Di Kenjeran masih ada orang menjemur ikan dengan tenaga matahari, selain tidak higienis kalo hujan bagaima ?” Kata Indra menegaskan

Baca Juga : Bangkitkan UMKM Dibutuhkan Goodwill Pemerintah Daerah Teknologinya Sudah Ada

Menanggapi pernyataan Indra, Bambang mengatakan bahwa UPN sudah siap teknologinya, bahkaan UPN sudah melakukan riset. tinggal diaplikasikan kepada nelayan di Kenjeran.

“UPN sudah meriset masalah tersebut dan sudah siap, tinggal diaplikasikan ke masyarakat” Ujar Bambang.

Mesin Pengering Tray Produksi Laboratorium TTG UPN Surabaya

Saat awak media menanyakan apakah di Surabaya sudah ada yang memanfaatkan sentuhan teknologi dari UPN ?, Bambang mengatakan belum ada.

“Di Surabaya belum ada, namun di luar Surabaya sudah banyak, bahkan di daerah terpincil” Ujar Bambang.

SAH yang saat ini mempersiapkan diri sebagai Wakil Walikota Surabaya, merasa telah menemukan solusi dari permasalahan kota Surabaya dan teknologi dari UPN ini perlu didukung.

“Teknologi ini bisa dipakai untuk mengatasi permasalah kota Surabaya” ujar SAH.

Baca juga : Hebat UPN Surabaya Punya Solusi Untuk Masalah Air Minum dan Sampah Kota Surabaya

Pada kesempatan itu, SAH berterimakasih kepada para pihak yang telah memberi masukkan yang bermanfaat, masukkan ini sebagai bekal bilamana nanti menjadi Wakil Wali Kota Surabaya.

@AdiJaya