Surabaya, Rahim Keberanian, dan Panggilan Sejarah SURABAYAONLONE.CO – Surabaya bukan sekadar kota. Ia adalah endapan memori kolektif bangsa, ruang di mana keberanian rakyat jelata diuji dan dimenangkan. Di kota inilah, pada 19–21 Juni 2026, Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) akan menyelenggarakan Kongres Nasional IV. Namun, forum ini tidak boleh dibaca sebagai sekadar agenda rutin organisasi, seremoni pergantian kepengurusan, atau formalitas konstitusional belaka. Kongres ini adalah momentum ideologis. Ia adalah panggilan bagi pelajar nasionalis untuk meneguhkan kembali posisinya—bukan sebagai objek pembangunan yang menunggu diarahkan, bukan sebagai calon tenaga kerja yang menunggu dilatih, dan bukan pula sekadar peserta didik yang menunggu diwisuda.…
Author: Andy Setiawan
SURABAYAONLINE.CO — Kelulusan siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Cahaya Kita Kota Sidoarjo angkatan ke 24, mulai menjadi lentera bagi dunia pendidikan. Saat acara Pelepasan dan Pentas Seni di Hotel Luminor, Kamis (4/6/2026), bukan sekedar melepas adik didik ke jenjang sekolah dasar, kemahiran membaca, pidato, melantunkan ayat suci Al Quran, menghafalkan doa pendek, dan berbagai atraksi tarian serta puisi, membikin puluhan wali murid menetes air mata haru bahagia. Kepala TK Cahaya Kita, Lilis Suryani SPd, melaporkan, tahun 2026, angkatan ke 24 mampu meluluskan 26 peserta didik dan cakap melanjutkan ke jenjang SD, MI atau pendidikan diniyah. “Alhamdulillah. Keberhasilan ini tidak lepas dari…
Oleh: Hadipras SURABAYAONLINE.CO – Selama berdekade-dekade, kebijakan ekonomi kita terjebak dalam delusi kenyamanan. Ada keyakinan naif—warisan usang mazhab neoliberal—bahwa ekonomi bisa digerakkan secara mekanis dari jarak jauh. Logikanya teramat menyederhanakan realitas: turunkan suku bunga, obral insentif pajak, kucurkan kredit murah, maka secara “otomatis” investasi akan mekar dan kesejahteraan menetes ke bawah. Ini adalah sebuah kepongahan teknokratis. Pendekatan makro (fiskal dan moneter) diperlakukan layaknya mantra dewa yang bisa menyelesaikan segala rupa urusan perut rakyat. Padahal, ekonomi bukanlah selembar kertas kalkulus. Ia adalah ekosistem sosial yang hidup, berdenyut, dan digerakkan oleh manusia riil yang terikat oleh adat, budaya, relasi kuasa, dan dinamika…
SURABAYAONLINE.CO – Tokoh Madura sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Achsanul Qosasi, mengapresiasi rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menambah layer baru tarif Cukai Hasil Tembakau atau CHT. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah positif apabila diarahkan untuk memberi ruang bagi pengusaha kecil dan menengah agar dapat masuk ke dalam sistem legal. Achsanul menilai, selama ini banyak pelaku usaha hasil tembakau berskala kecil menghadapi tantangan besar untuk masuk ke sistem resmi. Karena itu, negara tidak cukup hanya hadir melalui pendekatan penindakan, tetapi juga harus memberi jalan pembinaan. “Layer baru CHT adalah langkah baik. Tetapi…
Kepada Yang Terhormat, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. Wakil Gubernur Jawa Timur Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur Dengan tembusan: 1. Yth. Gubernur Provinsi Jawa Timur 2. Yth. Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Perihal: Pilih Atlet atau Kader? Tuntutan Integritas di Tengah Pusaran Konflik Kepentingan Raperda Keolahragaan Jawa Timur Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, SURABAYAONLINE.CO – Saya, Eko Muhammad Ridwan, Ketua Umum Ranggah Rajasa Indonesia (RRI), menulis surat ini bukan sebagai lawan politik, bukan sebagai rival dalam kontestasi kekuasaan. Saya menulis sebagai warga Jawa Timur yang gelisah menyaksikan sebuah drama kebijakan yang semakin hari semakin mengaburkan batas antara kepentingan publik,…
Oleh: Eko Muhammad Ridwan – Ketua Umum Ranggah Rajasa Indonesia (RRI) SURABAYAONLINE.CO – Di sebuah sudut kota Surabaya, seorang atlet muda mungkin sedang berlatih sendirian. Keringatnya bercucuran, otot-ototnya bergetar menahan lelah, tetapi matanya menyimpan harapan yang belum padam. Ia bermimpi membawa nama Jawa Timur ke panggung nasional, bahkan internasional. Ia bermimpi berdiri di podium, mendengar lagu Indonesia Raya, dan melihat bendera Merah Putih berkibar. Ia tidak tahu, di ruangan-ruangan berpenyejuk udara di pusat kota, nasibnya sedang diperdagangkan. Beberapa hari terakhir, publik Jawa Timur dihebohkan oleh kabar yang menggelisahkan. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepemudaan dan Keolahragaan yang digadang-gadang sebagai…
Refleksi Sufistik atas Kelenyapan Mutlak dalam Perjalanan Menuju Allah Oleh: Tri Prakoso, SH.,M.HP (Alumni FH Universitas Jember) SURABAYAONLINE.CO – DI sebuah zawiyah kecil di pinggiran kota, seorang murid duduk bersimpuh di hadapan gurunya. Puluhan tahun ia menempuh jalan para pencari: siangnya diisi dengan puasa, malamnya dihidupkan dengan shalat dan tangisan, lidahnya basah oleh dzikir, hatinya berjuang melawan gelombang nafsu yang tak kunjung reda. Namun satu pertanyaan terus mengusik relung jiwanya yang paling dalam, pertanyaan yang tak berani ia ucapkan karena takut dianggap sombong, namun juga tak bisa ia pendam karena telah menjadi jeritan batinnya: “Wahai Syaikh, kapankah aku akan sampai?…
Oleh: Tri Prakoso, SH., M.HP (Alumni FH Universitas Jember) Pajak Melampaui Angka SURABAYAONLINE.CO – Ada saat ketika pajak tidak lagi memadai dibaca sebagai sekumpulan angka. Ia bukan sekadar tarif, persentase, ambang batas, atau rumus pengurang penghasilan bruto. Pajak adalah bahasa terdalam dari hubungan antara negara dan rakyatnya. Ia merupakan cara negara bertanya kepada warganya: seberapa jauh kita bersedia bergotong royong membiayai rumah bersama? Pada saat yang sama, pajak juga merupakan cara rakyat bertanya kepada negara: untuk siapa beban ini dipungut, kepada siapa keadilan berpihak, dan apakah negara hadir sebagai pelindung atau sekadar pemungut? Dalam pengertian itulah Peraturan Pemerintah Nomor 20…
Oleh: Tri Prakoso, SH.,M.HP (Alumni FH Universitas Jember) SURABAYAONLINE.CO — Di sebuah pagi yang biasa, Satpol PP Kabupaten Lombok Tengah kembali melakukan tindakan yang luar biasa: menyegel sebuah gerai Alfamart. Gerai itu nekat beroperasi, melanggar regulasi zonasi yang melarang minimarket modern berdiri dalam radius tertentu dari pasar tradisional. Di dalam berita singkat yang tersiar itu, tersimpan sebuah drama peradaban. Ini bukan sekadar kisah tentang pelanggaran Peraturan Daerah. Ini adalah fragmen dari pertempuran diam-diam yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade di seluruh pelosok Nusantara. Sebuah pertempuran memperebutkan sesuatu yang paling fundamental: ruang hidup ekonomi rakyat Indonesia. Ketika Satpol PP…
Oleh: Hadipras SURABAYAONLINE.CO – Meskipun Indonesia resmi diklasifikasikan sebagai negara berpendapatan menengah atas (Upper-Middle Income Country/UMIC) oleh Bank Dunia, gegap gempita perayaan ini terasa hambar di akar rumput. Berbagai indikator sosial dan ekonomi justru menunjukkan realitas yang bertolak belakang. Ironisnya, status mentereng tersebut tidak mencerminkan lompatan kesejahteraan, melainkan mempertegas betapa Indonesia justru menjadi “murid paling tertinggal” di kelasnya sendiri. Berdasarkan data Bank Dunia, Indonesia memang masuk dalam jajaran negara berpendapatan menengah atas dengan GNI per kapita sekitar US$ 4.910. Namun, mari kita buka topeng statistik ini. Di kelas yang sama, posisi Indonesia sangat mengenaskan jika dibandingkan dengan tetangga dekat. Pendapatan…

