Buka Butik Pertama di Surabaya, Tulola Jewelry Kenalkan Koleksi “Shine”

SURABAYAONLINE.CO – Brand perhiasan Tulola Jewelry membuka rumah pertamanya di Surabaya. Pembukaan butik ketujuh di Indonesia ini sekaligus bersamaan dengan peluncuran koleksi terbaru Tulola bersama aktris Marsha Timothy yaitu “Shine”.

”Tingkat ekonomi dan gaya hidup masyarakat di Surabaya ini memberikan tantangan bagi kami sebagai brand untuk lebih dekat dengan customer dari Surabaya. Sekaligus kami ingin agar karya dari perajin semakin luas marketnya,” kata Co-founder sekaligus Creative Conceptor Tulola Jewelry, Happy Salma saat pembukaan butik Tulola Jewelry di Tunjungan Plaza 4, Surabaya, Sabtu (5/11).

Butik ini dikatakan Happy merupakan butik konseptor yang pertama di luar Jakarta. Konsep butik ini terinspirasi oleh semangat, mood dan warna dari koleksi Gemstone. Butik Tulola Jewelry di Surabaya merupakan butik yang ketujuh setelah sebelumnya Tulola telah memiliki satu butik di Seminyak, Bali dan lima lainnya di Jakarta.

Happy mengatakan, karya-karya dari Tulola memiliki karakter yang selalu menampilkan budaya, seni, dan alam Indonesia. Termasuk juga karya sastranya.

Ia kemudian mencontohkan beberapa koleksi Tulola yang terinspirasi dari sastra puisi, lagu dan buku dari Sapardi Djoko Darmono dan serta buku Pramoedya Ananta Toer. Misalnya  tokoh Annelies dalam buku dan film Bumi Manusia yang juga berhasil direpresentasikan dalam bentuk perhiasan.

Sementara itu Founder sekaligus Creative Director Tulola Jewelry Sri Luce Rusna memaparkan, koleksi Shine terinspirasi dari karakteristik dan keanggunan serta gaya Marsha Timothy yang memiliki gaya tersendiri. ”Proses kreatif dilakukan bersama, di mana Tulola merepresentasikan Marsha dan Marsha tetap memberikan inspirasi dan masukan sehingga tercipta kolaborasi yang anggun dan penuh makna,” tutur Sri.

Warna yang dipilih adalah warna-warna yang optimis, memberrikan perlindungan, paham, memosisikan diri dan warna yang hidup. Ibaratnya seperti matahari terbit atau terbenam. Bahkan matahari yang redup pun hadir dengan cara yang elegan di dalam cahaya keindahan.

Lebih lanjut Sri memaparkan, warna gems kuning yang dipilih merupakan warna yang terlihat dari pesona Marsha. ”Ini selaras dengan yang saya lihat dari karakter Marsha, di mana di balik keanggunannnya juga ada keberanian,” jelasnya.

Koleksi Shine berjumlah 16 pieces yang terdiri dari anting, ear cuff, kalung dan cincin. Koleksi ini seluruhnya merupakan buatan tangan dengan teknik gergajian, tatahan dan patri. Masing-masing item memerlukan waktu 1-2 hari pengerjaan.

Co-founder sekaligus Chief Execcutive Officer Tulola Jewelry, Franka Franklin Makarim menambahkan setiap koleksi Tulola memiliki ciri khas tertentu. ”Originalitas itu penting. Bahkan bisa juga untuk custom. Misalnya jika ada yang memiliki batu berharga turun temurun dari keluarganya, itu juga bisa datang ke kami,” tuturnya.

Pihaknya berharap, pembukaan butik baru di Surabaya ini tidak hanya mendekatkan diri dengan para customers tetapi sekaligus mengapresiasi para pengrajin.

Hingga saat ini Tulola Jewelry memiliki 60 orang pengrajin. Sekitar 15 tahun lalu ketika Tulola didirikan, mereka baru mempekerjakan lima orang pengrajin saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *