Cara Mengatasi Insomnia Dari Penelitian Seorang Biksu di Hongkong

Surabayaonline.co – Jika Anda pernah menderita atau sedang menderita insomnia, Anda harus mengetahui stres atau masalah yang ditimbulkannya. Lalu, bagaimana menangani masalah ini?

Seorang biksu Budha bernama Ven Juetao, bergelar Ph.D dau HKM seorang psikoli Buddhis, memperkenalkan beberapa tips untuk tidur yang lebih baik dan alami.

Menurut Ven, Anda tidak sendiri dalam masalah ini. Tidak hanya orang modern, bahkan Buddha, yang hidup 2500 tahun yang lalu, juga mengalami tidak bisa tidur di malam hari.

Digambarkan menghabiskan sebagian besar malam dengan melakukan meditasi jalan dan tidak pergi tidur sampai fajar. Kejadian seperti itu sangat jarang terjadi di seluruh kanon.

“Itu mengingatkan saya bahwa saya kadang-kadang akan tetap terjaga jika saya minum terlalu banyak teh. Kafein membuatku energik sepanjang malam,” ujar Ven

Seperti Buddha, jika Anda tidak dapat tidur karena alasan fisik, Anda dapat berlatih meditasi jalan. Atau Anda dapat mencoba meningkatkan kebersihan tidur Anda. Seperti memiliki rutinitas yang sehat, berolahraga, dan mengatur lingkungan tidur yang nyaman.

Solusi ini dimaksudkan untuk mengatur fungsi tubuh Anda agar tubuh Anda tidak kesulitan untuk beristirahat. Namun, bagi kebanyakan orang saat ini, masalah mental menjadi penyebab utama insomnia.

Untuk menemukan solusi yang lebih baik, harus menyadari bahwa tidur adalah keadaan alami tubuh dan pikiran yang teratur sejak awal.

Setelah seharian bekerja keras, tubuh dan pikiran kita secara naluriah membutuhkan waktu untuk memperbaiki dan memberi energi kembali.

Maka, yang perlu kita lakukan adalah biarkan tidur terjadi secara alami. Tidur bukanlah hasil dari usaha. Ini sebaliknya, gagasan melakukan sesuatu agar bisa tidur itu adalah sebuah paradoks.

Dengan cara inilah orang tidak bisa tidur nyenyak jika harus berjuang untuk itu. Orang mungkin tetap terjaga ketika mereka khawatir tentang insomnia atau menganggap masalah ini terlalu serius.

Oleh karena itu, poin pertama untuk mengatasi insomnia adalah tidak menganggap insomnia sebagai masalah. Tentang hal ini, Anda mungkin akan berkata: “Ini adalah masalah besar bagi saya.” Itu benar.
Namun faktanya, insomnia hanya akan bertambah parah jika Anda berusaha mengalahkannya dengan sengaja. Katakanlah, jika Anda menghitung domba dengan kekhawatiran atau stres, Anda mungkin akan menjadi lebih terjaga.

Itu karena menghitung domba mengingatkan Anda pada kesulitan tidur Anda dan Anda tidak dapat bersantai dalam situasi seperti itu. Jadi, Anda harus mencari alternatif yang dapat menenangkan atau menenangkan Anda.

Namun, mohon jangan pertimbangkan perilaku yang menggairahkan atau melelahkan Anda, seperti bermain dengan ponsel Anda.

Ven Juetao bercerita, dari pengalaman, saya mengalami insomnia karena stres dan kecemasan selama studi saya. Setiap kali saya terjaga untuk sementara waktu, saya mencoba untuk “melamunkan” sebuah cerita yang luar biasa untuk diri saya sendiri.

Misalnya, jadilah superman untuk menghukum kejahatan. Kemudian saya akan tertidur dengan cepat. Itu karena otak saya tenggelam dalam fantasi, merasa puas, dan kemudian lelah.

Dengan kata lain, otak saya mati karena kelebihan beban. Karenanya saya tidak merasa segar ketika bangun keesokan harinya. Jadi tip ini mungkin membantu tetapi tidak dengan cara yang sehat.

Saya merekomendasikan Anda tip lain:
Praktik Perumpamaan, latihan ini berasal dari Meditasi Cinta Kasih. Yang perlu Anda lakukan adalah memvisualisasikan gambaran bahagia dan damai di benak Anda.

Anda dapat membayangkan tempat yang nyaman, seperti pantai, pertanian, atau perapian dll. Tidaklah penting apakah tempat ini berasal dari ingatan atau imajinasi Anda.

Coba bayangkan suasananya menyenangkan dan cahayanya lembut atau redup. Kemudian visualisasikan diri Anda sebagai seorang anak yang berbaring di sana.

Visualisasikan wajah Anda yang tersenyum, gaya rambut, dan postur Anda. Cobalah untuk menggambarkan diri Anda yang lebih muda secara detail.

Poin kuncinya adalah gambar ini harus diam. Otak kita hanya perlu memvisualisasikan gambar dan tinggal di sana. Ini bukan game fantasi.

Jadi jangan mengarang cerita untuk menyibukkan atau menghipnotis diri Anda sendiri. Latihan Perumpamaan ini dapat membantu Anda menjadi tenang, rileks, dan bahagia dengan mudah. Sehingga Anda bisa tidur nyenyak tanpa susah payah dan tanpa efek samping.

Sebagai kesimpulan, solusi terbaik yang saya sarankan adalah mendapatkan kembali kondisi alami tubuh dan pikiran.

Biarkan tubuh dan pikiran berfungsi dengan cara yang sehat dan harmonis. Anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini apakah Anda mengalami kesulitan tidur atau tidak:

1. Pada awalnya, Anda dapat berlatih meditasi jalan setidaknya selama 10 menit.

2. Berbaring perlahan menghadap ke atas. Letakkan tangan Anda di dekat kaki Anda.

3. Tarik napas dalam-dalam lalu tahan napas tiga kali. Kemudian cobalah bernapas perlahan dan ringan selama beberapa menit.

4. Setelah itu, lakukan Latihan Perumpamaan.

Semoga tips ini membantu Anda menjadi rileks dan tenang, dan Anda akan tidur nyenyak dan bangun dengan ceria. (*/dd)