Jelang akhiri jabatannya sebagai Kapolres Blitar Kota, AKBP.Leonard Ungkap Pelaku Spesialis Pencuri Motor di  Area Persawahan

SURABAYAPNLINE.CO, Blitar-Dengan akan berakhirnya jabatan sebagai Kapolres Blitar Kota AKBP.Leonard M Sinambela S.IK SH MH mengungkap empat pelaku Spesialis pencuri Sepeda motor di tepian Sawah dalam kurun waktu 12 Hari.

Degan hasil laporan para korban di Polres Blitar Kota, maka Satreskrim Polres Blitar Kota dengan Timnya Macan Kelud yang dikomandani AKP.Ardi Purboyo S.IK SH dapat mengungkap dua kelompok spesialis pencuri sepeda motor di areal persawahan dalam waktu 10-12 hari.

Ke empat pelaku itu terbagi dua kelompok, dua di antaranya merupakan redidivis, dari tangan ke empat tersangka petugas berhasil menyita barang bukti tujuh unit sepeda motor, dua di antaranya dari tangan tersangka penadah.

Keempat pelaku tersebut yaitu masing masing dari kelompok pertama Mesyanto (30) dan Agus Ariyanto (38), keduanya warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Sedang kelompok kedua, Ediono (40) warga Udanawu, Kabupaten Blitar dan Agustono (32), warga Desa Ngancar, Kabupaten Kediri.

“Kedua kelompok ini merupakan spesialis pencurian sepeda motor di areal persawahan,” jelas Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela, Senin (23/11) dalam releasenya.

Orang nomor satu di Polres Blitar Kota ini juga menjelaskan, untuk kedua kelompok itu sering beraksi di wilayah Kabupaten Blitar bagian barat. Yakni, di wilayah Udanawu, Wonodadi, dan Ponggok.

Dengan modus, para pelaku keliling di areal persawahan untuk mencari target sasaran pencurian para petani yang biasa memarkir sepeda motornya di pinggiran jalan persawahan.

“Rata-rata, para petani ini membiarkan kunci tertancap di sepeda motor dan ditinggal menggarap sawah, karena merasa di anggap aman, untuk itulah pelaku dengan mudah membawa kabur sepeda motor,” ujar AKBP.Leonard dengan di dampingi Kasat Reskrim AKP.Ardi Purboyo.

Lebih jauh AKBP.Leo mengatakan untuk kelompok Ediono sudah beraksi di lima lokasi (TKP) . Yaitu, tiga di wilayah Kabupaten Blitar bagian barat dan dua di wilayah Kabupaten Kediri.

“Sedang Ediono menjual motor hasil curiannya kepada Agustono (pelaku penadah) warga Desa Ngancar, Kabupaten Kediri. Agustono juga kami tangkap sebagai penadah, dengan kejadian ini saya berpesan pada warga masarakat untuk berhati hati untuk memarkir kendaraanya, dan selalu waspada, untuk para tersangka di kenakan pasal 363 KHUP dan 1 orang sebagai penadah kita jerat pasal 480 KUHP.” Pungkas AKBP.Leonard.Ari