210 Milyar Alokasi Anggaran Jaringan Pengaman Sosial JPS Kabupaten Gresik

SURABAYAONLINE.CO, Gresik – Pemberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) saat ini yang sedang dijalankan di Kota Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gresik yang dalam hal ini diwakili H. Sujono dari komisi IV melakukan kunjungan dinas ke setiap Desa untuk bersosialisasi, kali ini bertepatan di Desa Bambe Kecamatan Driyorejo di terima langsung oleh Kepala Desa H. Mudjiono, SH dan Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat HR. Hendry berserta anggotanya, (Selasa, 5 Mei 2020).

Pada kesempatan itu H. Sujono menyampaikan beberapa hal terkait dengan JPS (Jaring Pengaman Sosial), bahwasanya Pemkab dan DPRD Gresik telah sepakat memberikan bantuan kepada semua guru ngaji, TPQ (Taman Pendidikan Al Qur’an), Madin (Madrasah Diniyah), Takmir, Muadzin, Marbot Masjid, guru non sertifikasi.
“Pemkab dan DPRD Gresik dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik telah sepakat realokasi anggaran APBD Kabupaten Gresik untuk penanganan COVID-19 mencapai Rp. 296 Miliar, dari anggaran tersebut diatas Rp. 210 Miliar di salurkan untuk JPS” jelasnya.

Dari anggaran JPS ini akan disalurkan kepada 116 ribu KK se-Kabupaten Gresik dan nantinya berbentuk Bantuan Langsung Tunai senilai Rp. 600 ribu perbulan selama 3 bulan.

Teknis pelaksanaan untuk menghimpun data calon penerima JPS tersebut Badan Permusyawaratan Desa dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus.

Pada kesempatan yang sama Ketua Bidang Pemerintahan dan Pembinaan Masyarakat BPD Bambe Sugeng Trimawan S.Pd. menyampaikan rencananya, yakni “Menindaklanjuti hasil dari pertemuan ini, BPD akan menyelenggarakan Musdes Khusus dalam minggu-minggu ini dan berharap adanya kerjasama yang baik antara Pemerintahan Desa dengan semua ketua RT, RW guna mendata kembali calon penerima JPS yang akan diutamakan masyarakat Kabupaten Gresik, saat undangan Musdes para ketua RT sudah membawa data calon penerima JPS”

Dari BPD menyampaikan pesan kepada semua RT “Janganlah sampai ada data calon penerima JPS yang diajukan nantinya sudah terdaftar di PKH, BNPT, BLT-DD, BST, UMKM, jadi data yang akan diajukan haruslah benar-benar selektif” pesan Siti Amzah, SE selaku Sekretaris BPD Desa Bambe

Tak lupa pula Kepala Desa menyampaikan ungkapan rasa “Terimakasih atas kunjungan dan penjelasan dari Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik” Pungkas H. Mudjiono. (hendry)