Oleh: Gatot Sundoro
SURABAYAONLINE.CO – Surat Al-A’raf dalam bahasa Arab berarti ‘Tempa tertinggi’ yang berada pada batas antara Surga dan Neraka; yaitu suatu tempat tertinggi, ditempat ini dapat disaksikan kehidupan orang orang mukmin dalam surga dengan segala kenikmatan yang dianugerahkan kepada mereka; di tempat ini juga dapat dilihat orang orang kafir dalam neraka dengan segala siksanya.
Surat ini dalam Al-Qur’an memiliki banyak ayat, memiliki 206 ayat.
Dalam surat Al ‘Araf kandungan yang paling menonjol adalah :
1. Peringatan terhadap tipu daya setan dan pentingnya pakaian taqwa.
2. Kisah Nabi (Sejarah umat manusia)
3. Teguran terhadap perilaku berlebihan
4. Pertanggung jawaban amal di akhirat
5. Tanda tanda kekuasaan ALLOH dan wahyu
a
Tipu Daya Setan
Dalam Al-Qur’an surat Al A’raf ayat 17 sampai dengan 30, setan telah menipu Nabi Adam dan istrinya Hawa, sehingga mereka dikeluarkan dari Surga.
Terutamanya dalam ayat 27, Surat Al A’raf ALLOH SWT berfirman:” Wahai anak Adam! Janganlah sekali kali kamu ditipu oleh setan sebagaimana dia telah mengeluarkan ibu bapakmu dari Surga…….”
Meskipun setan itu gigih untuk menjerumuskan manusia ke jurang yang paling hina. Namun ALLOH SWT menegaskan bahwa tipu daya setan itu lemah jika dihadapi dengan iman.
Seperti firman-NYA :” Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.” (QS. An Nisa : 76)
Setan itu membujuk manusia dengan segala upayanya agar kikir, ketakutan atas kemiskinan dan agar tidak bersedekah (QS. Al Baqarah : 268)
Rasulullah Saw sendiri telah mengingatkan akan tipu daya setan melalui sabdanya:” Sesungguhnya setan mengalir dalam tubuh anak Adam melalui urat urat aliran darah.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah Saw bersabda:” Sesungguhnya setan mendatangi salah seorang diantara kalian dalam segala aspek urusan dunia akhirat, bahkan saat makan pun dia datang menggoda……
.” (HR. Muslim)


