Empat Pelajar Berusia 15 Tahun Lolos Seleksi SNMPTN Unair asal Ponorogo | Madiun | Sidoarjo dan DKI Jakarta

SURABAYAONLINE.CO | Surabaya – Empat calon mahasiswa Unair yang losos jalur prestasi SNMPTN (Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di Unair Surabaya berusia muda kisaran 15 tahun-an.

Ke empat mahasiswa itu bernama Ainiyah Hasna Fadhilah, Hasna Azizah, Risqi Nabila Ramadhani, dan Anditya Azzahra.

“Ada empat mahasiswa termuda yang lolos dalam SNMPTN 2021 UNAIR. Rata-rata kelahiran tahun 2005,” ujar Rektor Unair Prof Mohammad Nasih dalam keterangan pers, Selasa (23/3/2021).

Mahasiswa termuda pertama, sebut Prof Nasih, adalah Ainiyah Hasna Fadhilah. Usianya, 15 tahun lebih 4 bulan. Ia berasal dari dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Madiun, Jatim.

Ainiyah Hasna Fadhilah, lolos SNMPTN di program studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Yang kedua adalah Hasna Azizah, berusia 15 tahun lebih 6 bulan. Ia berasal dari Sekolah Menengah Atas Swasta International Islamic High School, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, lolos di Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Uanir.

Ketiga adalah Risqi Nabila Ramadhani, berusia 15 tahun, 8 bulan. Ia berasal dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Ponorogo, Jatim. Yang bersangkutan lolos dalam SNMPTN 2021 UNAIR di Prodi Kedokteran, Fakultas Kedokteran Unair.

Dan keempat, yakni Anditya Azzahra, berusia 15 tahun, 9 sembilan bulan. Ia berasal dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Taman Sidoarjo, Anditya lolos di prodi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi.

Tahun ajaran 2021 Uanir sendiri menerima sebanyak 1.374 siswa, dinyatakan lolos dalam SNMPTN tahun 2021. Yang menarik, empat siswa di antara total yang lolos di UNAIR itu masih berusia di bawah 16 tahun.

Meski menjadi salah satu universitas terbaik di Indonesia, UNAIR sangat terbuka dengan siswa dari manapun. Selama siswa memenuhi kriteria yang ditetapkan, semua berhak menjadi mahasiswa UNAIR.

Prof Nasih menegaskan, seluruh siswa yang diterima UNAIR murni dari prestasinya. Jadi, jika ada oknum tertentu yang mengaku dapat membantu dalam proses penerimaan, sebut Prof Nasih, itu tidak benar.

“Sampaikan kepada kami melalui helpdesk jika ada permintaan-permintaan tertentu di luar prosedur resmi. Ini (siswa yang lolos SNMPTN 2021, Red) murni dari prestasi para siswa,” tegasnya. (*)