Tiga Pelaku Tindak Pidana Sekaligus Diringkus Polres Blitar Kota

SURABAYAONLINE.CO, Blitar – Polres Blitar Kota hanya butuh waktu lima jam dapat merungkus tiga pelaku kejahatan di tempat berbeda, juga berlainan kasusnya tapi pelaporan korban sejak awal Februari 2021.

Awal pengungkapan kasus pertama berupa perampasan HP yang dilakukan oleh HP (30), lelaki warga Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar ini, dengan menggunakan modus COD HP berhasil mengelabui korbannya, dengan pura pura tersabgka HP membeli barang milik korban dan mengajak transaksi lewat sistem cash on delivery (COD) di sebuah kawasan hutan desa Maliran Kec.Ponggok, saat transaksi itulah pelaku merampas harta benda korban.

Kini atas perbuatannya, HP harus menghuni di ruang Sel tahanan Polres Blitar Kota.

Penangkapan HP seperti yang di sampaikan Kapoltes Blitar Kota AKBP.Dr.Yudhi Hery Setiawan S.IK.M.SI menjelaskan anggota Satreskrim Polres Blitar Kota yang di pimpin AKP.Ardi Purboyo SH S.IK penangkapan HP setelah mendapat laporan korbannya yakni Annisa Fujiarini.

“Setalah kita mendapat ciri-ciri pelaku dari keterangan korban, selanjutnya melakukan penyelidikan, kami menangkap pelaku di wilayah Desa Maliran,” jelas Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi panggilan akrab Kapolres Blitar Kota saat rilis kasus ini,Senin (8/3/) siang.

Lebih jauh AKBP.Yudhi menjelaskan, modus operandi yang dilakukan pelaku, yaitu berkenalan dengan korban melalui media sosial awal Februari 2021.
Kebetulan korban sendiri juga berjualan kartu perdana seluler dengan cara pemasaran melalui media sosial COD, saat itulah. pelaku berpura-pura membeli kartu perdana seluler milik korban. Awalnya, mereka transaksi lewat media sosial.

Lalu, pelaku mengajak korban bertransaksi dengan sistem COD di kawasan Desa Maliran.

“Jadi pelakulah yang menentukan lokasi bertemunya dengan mengirim Google map ke korban,” tambahAKBP. Yudhi.

Tanpa curiga, korban datang ke lokasi yang sudah ditentukan pelaku,sesampai di TKP (lokasi), pelaku langsung menodongkan pisau ke korban, langsung tersangka berbadan tegap ini meminta ponsel dan kartu perdana milik korban.

“Merasa jiwanya terancam, korban langsung kabur untuk menyelamatkan diri dan melapor ke Polsek Ponggok, dan tersangka kìta tangkap akhir Februari 2021,” tandas AKBP.Yudhi.

Ternyata dalam waktu yang hampir bersamaan Satreskrim Polres Blitar Kota juga berhasil menangkap pelaku dua pelaku pencurian di sebuah warung bakso di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Kedua pelaku, yaitu, SR (29) dan RH (19, keduanya warga Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Dari aksinya juga awal Pebruari kedua pelaku ini berhasil membawa kabur barang milik korban sejumlah barang, yakni berupa ponsel, dua tabung gas elpiji, dan uniknya juga menggondol puluhan daging bakso, dan pangsit dari warung bakso itu.

” Kasus pencurian ini terungkap dari barang bukti ponsel yang di bawa para pelaku, setelah kita mendapat informasi bahwa barang bukti milik korban (ponsel) berada di wilayah Kec. Lodoyo Kab.Blitar, setelah di kembangkan dalam penyelidikan mengembang kepada dua pelaku ini,” pungkas Kapolres Blitar Kota yang ramah ini.

Mengakhiri Releasenya orang nomor satu di Polres Blitar kota ini, untuk pelaku HP di jerat Pasal 368 KUHP dan untuk dua tersangka SR (29) dan RH (19) di jerat pasal 363 KUHP.Ari.