Peringati Hari Jadi, Bupati Gresik Suguhkan Seni Budaya Hingga Wayang Kulit

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Memperingati HUT Pemkab Gresik ke 47 tahun dan Hari Jadi Kota Gresik ke 534 tahun, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani akan memberikan kado istimewa berupa seni tradisional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan AH Sinaga mengatakan, kado khusus ini disuguhkan dua kali sebelum dan setelah upacara hari jadi yang akan digelar di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (9/3).

“Selain agar seni tradisional Gresik tetap terjaga dan semakin dikenal masyarakat, kado budaya bertujuan agar para pekerja seni dan budaya bangkit lagi setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19,” ujar Sinaga.

Kado yang akan disuguhkan sebelum upacara, ujar Sinaga, berupa kesenian Jaran Kepang, Pencak Macan, Rebana dan ditutup penampilan Terbang Jidor.

“Kesenian itu akan tampil sebelum upacara, saat semua peserta serta pasukan upacara sudah berada di lapangan,’ Ujar Sinaga.

Kado kedua, diberikan setelah upacara selesai. Dengan menampilkan Tari Mas Mundari, Damar Kurung dan Tari Kridaning Lengis.

Sedangkan malam harinya, di tempat yang sama, Bupati Yani kembali memberikan kejutan dengan pergelaran wayang kulit yang menampilkan dua dalang sekaligus, yaitu Ki Dalang Blego Ardianto dan Ki Dalang Puguh Prasetyo.

Cerita yang disuguhkan ‘Parikesit Jumeneng Ratu’, dengan durasi pergelaran hanya selama 4 jam saja, namun tetap dilakukan dengan mengutamakan Prokes.

“Masyarakat bisa menonton pergelaran wayang melalui live streaming, jadi tidak perlu datang berbondong ke kantor bupati,” ujarnya. (san)