Serapan Tenaga Kerja Mandiri di Kota Surabaya Sangat Rendah

surabayaonline.co- Seperti diketahui bersama Pandemi tidak saja menjadi persoalan kesehatan, melainkan berdampak kepada perekonomian, termasuk  pengurangan tenaga kerja.

Baca juga : Bagikan Bantuan TKM Kemnaker Dorong Pekerja Terdapak Covid 19 Berwirausaha

“Kementrian meluncurkan program  Tenaga Kerja Mandiri (TKM), untuk menekan dampak pengangguran, saudara – saudara saya saja banyak yang di PHK” ujar Lucy Kurniasari, anggota DPR RI, Komisi IX, Partai Demokrat, untuk wilayah Surabaya – Sidoarjo.

Lucy melanjutkan penjelasanya, bahwa Program TKM sudah lama diluncurkan dan sejak pandemi Covid 19, hampir keseluruhan program (lebih banyak -red) terserap di Sidoarjo, namun untuk kota Surabaya baru kali ini.

“Mengapa baru kali ini ?, Ini dikarenakan ada syarat bahwa dinas terkait harus bisa bekerjasama dengan pemerintahan pusat, dalam hal ini Kementrian Tenaga Kerja, untuk saat ini pemerintah daerah Sidoarjo bisa bekerja sama” kata Lucy saat membuka program TKM, di Balas Klumprik, Kamis (24/12/20)

“Kalo kita ego sektoral, tidak mau menerima bantuan dari pusat, saya sayangkan sekali” tutur Lucy dengan nada kecewa.

Lucy mengharapkan bahwa dengan pemerintahan (kota Surabaya- red) yang baru, bisa membuka diri dan bekerjasama dengan Kementrian Tenaga Kerja dan Anggota DPR RI yang membawa program- program dan anggaran dari pusat.

“Tanpa sinergi yang baik, tidak akan bisa mencapai hasil yang maksimal utamanya mensejahterakan warga kota Surabaya” kata Lucy

Lucy melanjutkan bahwa saat ini banyak terjadi pengangguran, warga butuh pelatihan dan butuh peralatan untuk berusaha, yang ujungnya adalah untuk kesejahteraan bagi warga Surabaya

“Dengan program ini, mereka yang sudah pelatihan mendapatkan bantuan peralatan, sehingga mereka bisa memulai bekerja” kata Lucy.

Adapun Target dari Program TKM di Surabaya pada tahun 2020 adalah sebanyak 154 kelurahan

“Saat ini baru terserap (di Kota Surabaya -red) di 10 kelurahan, kurang 144 kelurahan, ini PR saya” kata Lucy

Iwan Kusuma Wijaya, sebagai koordinator Indonesia Semangat, Simolawang, Surabaya yang menerima bantuan TKM, mengatakan

“Kelompok ini didirikan karena kondisi pandemi, diharapkan, ibu- ibu, anak yang lulus sekolah, serta para bapak yang tidak mempunyai pekerjaan, bisa berusaha”

Lebih lanjut Iwan mengatakan bahwa dengan program TKM, para anggota Indonesia Semangat langsung bisa memulai usaha.

Meresmikan Oemah Kemasan,

Bantuan yang diberikan Lucy Kurniasari kepada para TKM saat itu, berupa rombong untuk usaha ayam goreng, peralatan dapur dan alat- alat untuk pengemasan.

Selain membuka TKM Simolawang Surabaya, Lucy kurniasari juga meresmikan TKM Pagoejuban Oesaha Pejuang yaitu kelompok usaha yang dijalankan oleh para Veteran dan Oemah Kemasan, yaitu usaha yang bergerak dibidang pengemasan makanan dan minuman, bilamana ada pelaku UMKM yang belum mampu membeli alat pengemasan, bisa dikemas di Oemah Kemasan yang lokasinya di di jalan Kebraon Tengah Blok L Surabaya (adsut)