Demo Warga Prasung Soal Pilkades

SURABAYAONLINE.CO-Puluhan masyarakat Desa Prasung yang mengatasnamakan Peduli Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) melakukan demo di kantor desa. Dalam aksinya massa aksi menuntut panitia pilkades bersikap netral tidak “diremot” oleh salah satu calon kades sehingga diduga mendiskualifikasi salah satu calon.

Dengan naik sepeda motor menuju balai desa, massa aksi juga membawa poster yang bertuliskan : ‘Ada Apa Panitia Ngotot Kasasi’, ‘siapa yang bermain dibelakang layar’, ‘mendiskulifikasi Nasrulloh dari bakal calon kades rekayasa panitai’, ‘jangan mengadu domba warga Prasung’.

Dalam orasinya di dalam kantor Desa Prasung, mereka menuntut agar Nasrulloh ditetapkan sebagai calon Kades Prasung.

“Atas nama masyarakat Desa Prasung menghendaki saya yang selama ini tidak diikutkan pilkades agar segera didaftarkan sebagai calon. Apalagi setelah melihat keputusan PTUN, serta saat banding dimenangkan oleh saya. Sudah seharusnya saya bisa masuk ikut dalam pilkades 2020 ini,” jelas Nasrulloh Kamis  (30/7)

Ketika massa aksi pendemo bertanya ke Panitia Pilkades, Ahmad Mansur. Kenapa panitia tetap ngotot akan kasasi. “Saat kita tanya apa untungnya, apa manfaatnya panitia tidak bisa menjawab. Karena kasasi merugikan masyarakat Desa Prasung semuanya,” terang Nasrulloh.

Dugaan kecurangan diungkap oleh Nasrulloah mantan anggota DPRD Sidoarjo itu di antaranya dalam persidangan yang sudah dimenangkan oleh dirinya, Sekertaris Desa Prasung, Moh Zaki, panitia Pilkades Moh Mansur dan saudara kandungnya Moh Nasik paling ngotot menjegal dirinya.

“Ada apa ini, Pak Sekdes dalam mulai pendaftaran hingga di meja persidangan paling ngotot menggagalkan pencalonan. Serta Ketua Pilkades dan saudara Moh Nasik yang merupakan adik kakak itu, paling ngotot menjegal saya. Itu fakta dan masyarakat Desa Prasung harus mengetahui,” tegas Nasrulloh.

Sementara itu massa aksi dimediasi di ruang pertemuan oleh Camat Buduran, Sentot Kusmardianto, Kades Pj Prasung, Kaseri, serta Kapolsek Kompol Gatot Setiyo dan Danramil Buduran mengawal agar aksi demo warga agar berjalan kondusif. (Rin)