Hadapi Masa Transisi, Kapolda Jatim Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Beberapa Perusahaan

SURABAYAONLINE.CO-Kapolda Jawa Timur Irjen Mohammad Fadil Imran dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah lakukan kunjungan di beberapa Industri di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.

Dalam kesempatan kali ini, Kapolda Jatim lakukan kunjungan dalam rangka peninjauan langsung penerapan Protokol Covid-19 di beberapa Perusahaan di Kabupaten Sidoarjo.

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya juga sempat melihat kedalam pabrik yang memproduksi peralatan dapur. Kapolda Jatim juga melakukan tanya jawab kepada beberapa karyawan terkait dengan Protokol Kesehatan Covid19.

Kapolda Jawa Timur Irjen Mohammad Fadil Imran mengatakan bahwa dengan berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya dan memasuki masa transisi selama 14 hari atau dua minggu kedepan. Tidak perlu dilakukan penindakan, namun kesadaran masyarakat yang utama dalam upaya menerapkan Protokol Kesehatan di masa transisi.

Selain itu kedatangan Kapolda Jatim di beberapa perusahaan bersama Pangdam V Brawijaya ini untuk mengecek dan memantau secara langsung Penerapan Protokol Kesehatan.

“Kedatangan saya kesini untuk melakukan Pemantauan secara langsung di perusahaan sejauh mana kesiapan perusahaan dalam upaya menerapkan Protokol Kesehatan” ucap Kapolda Jatim Irjen Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si,

Setelah melakukan kunjungan di perusahaan Maspion I Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya melanjutkan perjalanan untuk melihat Penerapan Protokol Kesehatan Covid19 di Integra Betro Sedati Kabupaten Sidoarjo.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah menambahkan, bahwa kedatangannya bersama Kapolda Jatim ke perusahaan ini ingin melihat secara langsung Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan, karyawan disini harus patuhi Penerapan Protokol Kesehatan, satu saja kena maka akan dengan cepat menyebar, maka hal itu akan sangat berbahaya bagi seluruh karyawan yang lain.

“Saya dan Kapolda Jatim datang kesini ingin melihat secara langsung terkait dengan Penerapan Protokol Kesehatan yang dilakukan di Industri ini, karena disini banyak sekali jumlah karyawannya” tambahnya.

Jajaran TNI/Polri akan melakukan pembinaan kepada pihak keamanan yakni Security agar tidak ketergantungan kepada TNI/Polri terkait dengan Penerapan Protokol Kesehatan.(Irf)