Resmikan Fasilitas Pendukung Dewan Ketua DPRD Ungkap Model New Normal Versi Kota Malang

SURABAYAONLINE.CO, Malang (Jatim) – Ketua DPRD kota Malang hari ini meresmikan tiga fasiltas pendukung kantor DPRD kota Malang fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu tamu,ruang media dan hall untuk keperluan acara sosial kemasyarakatan bagi warga kota Malang yang mungkin saja ingin menggunakan gedung dewan sebagai tempat pelaksanaan kegiatannya.

Menurut ketua DPRD kota Malang I Made Riandiana Kartika,S.E yang kami temui diruang transit ruang ketua DPRD seusai acara peresmian (08/06/2020) menyatakan
“hari ini kami meresmikan tiga fasilitas pendukung digedung DPRD kota Malang,fasilitas tersebut bertujuan untuk membuat dewan menjadi “rumah yang nyaman” bagi siapapun yang datang kegedung ini seperti fasilitas hall,fasilitas ini memang disediakan bagi masyarakat kota Malang yang ingin melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan di area gedung DPRD contoh kegiatan pameran,rapat terbuka,pentas seni dan budaya serta banyak kegiatan yang lainnya,
Ada kurang lebih 200 kursi yang tersedia untuk mendukung fasilitas tersebut.

Sementara untuk ruang media memang diperuntukan khusus bagi rekan-rekan media yang ada digedung dewan langkah ini juga sebagai bentuk penghargaan kami sebagai dewan kepada media yang selama ini telah bekerjasama dengan baik bersama kami dan satu lagi adalah fasilitas ruang tunggu tamu,ruangan ini kami sediakan bagi tamu para anggota dewan yang datang untuk menemui fraksi atau komisi yang mungkin saja mereka harus menunggu terlebih dahulu agar dapat nyaman maka mereka kami sediakan khusus ruang tunggu tamu” terangnya

Lebih jauh saat kami mempertayan terkait hasil rapat paripurna dengan jajaran pimpinan satgas covid 19 pada kamis lalu dan terkait model new normal yang akan dilakasanakan dikota Malang pasca masa transisi,pak Made menerangkan, “Kalau terkait paripurna kemarin dewan memang sempat kecewa karena ketua satgas covid 19 yang notabene walikota Malang tidak hadir pada saat itu dan hanya diwakili sekretaris plus OPD-OPD nya,ya apapun alasannya tidak seharusnya walikota tidak hadir karena dia adalah penanggung jawab penuh penangganan dampak covid 19 kota Malang dan seharusnya dia bisa memberi laporan langsung terkait program yang telah dilaksanakan serta alokasi anggarannya.

Kota Malang saat ini sedang pada masa transisi new normal tahap kedua dan apabila kedisplinan masyarakat dapat meningkat maka 7 hari kedepan kita bisa memulai new normal live konsepnya seperti apa ? Jadi sama dengan daerah lain bahwa ketika new normal diterapkan kita tetap mengaju pada 4 hal yang merupakan kebiasaan atau budaya baru nantinya yaitu tetap menjaga physical distancing,selalu menggunakan masker plus mencuci tangan dan rapid test.

Pada masa new normal tersebut semua fasilitas akan berjalan seperti sediakala baik itu pusat perbelanjaan,hotel,resto dan tempat wisata hanya tetap akan ada pembatasan jumlah pengunjung juga beberapa syarat yang yang harus dimiliki oleh pemilik tempat usaha contoh seperti hotel dan restoran mereka harus memiliki fasilitas pintu masuk dan keluar yang berbeda artinya tidak satu pintu,menyediakan tempat cuci tangan serta termo gun untuk mengukur suhu tubih setiap pengunjung yang datang ketempat usahanya,apabila mereka reaktif maka para pemilik usaha harus segera melaporkan pada satuan tugas penangganan covid 19 yang nantinya akan berjaga pada semua fasilitas-fasilitas tersebut,para petugas tersebut akan terdiri dari satu anggota Polisi dan satu anggota dari AD.

Untuk mendukung fasilitas mereka selama bertugas maka kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yakni Polresta dan Danrem termasuk alokasi anggaran bagi para petugas yang berjaga di lapangan selama masa penerapan new normal sambil menunggu perkembangan kebijakan dari pemerintah pusat maupun informasi dari badan kesehatan dunia.

New normal ini memang harus segera dilaksanakan karena kalau hal ini tidak segera dilakukan,maka pada akhir tahun ini perekonomian kita akan lumpuh.
Efeknya apa? efeknya tidak hanya pada ekonomi masyarakat yang akan semakin terpuruk namun Dewan dan ASN pun akan terancam tidak dapat menerima gaji karena pendapatan daerah dari pajak dan retrebusi pastinya tidak akan ada pemasukan sama sekali,maka kami berharap kedisiplinan dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam new normal live dapat kembali memulihkan roda perekonomi dikota Malang secara berkala.

Hanya mungkin saja yang masih belum bisa dilakukan adalah pelaksanaan event-event yang melibatkan banyak orang dalam satu ruang, baik itu ruang tertutup maupun ruang terbuka. dan mudah-mudahan hal ini tidak lama sampai masalah covid ini segera selesai dan dapat teratasi sehingga semua bisa total berjalan seperti waktu-waktu sebelum pandemi ini melanda bangsa Indonesia” pungkasnya(Hermin/Red)