SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Perampokan terjadi di Toko Emas Berkat di Jalan Pasar Wonokromo 7C, Wonokromo, Surabaya, Kamis (21/5) sekitar pukul 02.00 WIB. Toko emas ini menjadi satu dengan rumah pemiliknya.
Tiga penghuni antara lain Untung Wijoto (62), Tjio Asmawati (62), dan Tjio Sioe Gim (70). Ketiga korban menderita luka lebam di area wajah dan kepala, karena pelaku menarik paksa anting-anting kuping dengan melakukan pemukulan.
Pelaku kabur saat pintu rumah atau rolling door toko korban digedor, sehingga pelaku ketakutan dan gagal merampas perhiasan emas di toko tersebut. Pelaku hanya berhasil mengambil perhiasan di tubuh korban senilai Rp 3 juta. Para korban yang menderita luka sempat mendapat penanganan pertama di lokasi kejadian oleh PMI. Selanjutnya, mereka dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani visum.
Melvy (27) salah satu saksi bercerita, kasus perampokan dan penyekapan itu terungkap setelah korban menggedor-gedor rolling door dari dalam. Sebab, ketiga korban itu dikunci dari luar. “Jadi korban yang di dalam itu gedor-gedor minta tolong. Akhirnya dibuka sama bos suami saya dan Pak Bambang,” katanya.
Sementara Arnanda Dwi Saputra (34), yang juga saksi di lokasi bercerita, berdasar informasi yang dia terima, terduga pelaku beraksi seorang diri dengan membawa senjata tajam. “Pelaku katanya cuma satu bawa senjata tajam. Yang hilang uang, ATM, sama anting-anting yang dipakai korban. Uangnya berapa kurang tahu,” lanjutnya.
Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Warsito Adi mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan dan masih dalam penyelidikan. Empat orang saksi sudah diperiksa polisi. “Iya, masih penyelidikan. Untuk saksi, sekitar empat orang sudah diperiksa,” pungkasnya.(*)


