Kecamatan Menganti Terbanyak Positif Covid-19 di Gresik

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Meskipun Pemkab Gresik telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mulai Selasa (28/4) hingga 11 Mei, namun kasus Covid-19 jusrru semakin bertambah.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik drg. Saifudin Ghozali, melalui Kabag Humas Pemkab Gresik AM Reza Pahlevi mengatakan hingga Kamis (30/4) terjadi penambahqn dua konfirmasi positif berasal dari Desa Boboh dan Desa Sidowungu di Kecamatan Menganti., yang kedua pasien sekarang di rawat di RSU  Surabaya.

“Dengan penambahan dua kasus baru, total positif Covid-19 di Gresik menjadi 27 orang. Rinciannya,18 dirawat, 5 sembuh, dan 4 orang meninggal dunia,” ungkap Ghozali.

Dengan tambahan dua positif dari Kecamatan Menganti, menjadikan kecamatan yang berbatasan dengan Kota Surabaya ini nerada di urutan pertama terbanyak terjangkit Covid-19 dengan jumlah 7 orang.

Mereka ini tersebar di Desa Bringkang, Hulaan, Drancang, Kepatihan dan Desa Boboh masing-masing 1 orang, dua orang lainnya berasal dari Desa Sidowungu.

Urutan kedua, diduduki Kecamatan Kebomas sebanyak 5 positif tersebar di Desa Dahanrejo, Randuagung, Kembangan, Desa Kembangan dan Kelurahan Indro. Disusul Kecamatan Manyar 4 orang, tersebar di Desa Yosowilangon (2),  Sukomulyo (1) dan Desa Suci (1).

Kecamatan Benjeng juga 4 orang, yakni di Desa Metatu (3) dan Punduttrate (1). Untuk Kecamatan Driyorejo ada 3 orang, yang tersebar di Desa Cangkir, Petiken, dan Desa Karangandong.

Selanjutnya Kecamatan Sidayu ada 2 orang, yakni di Desa Randuboto dan Purwodadi. Untuk Duduksampeyan ada 1 orang, yakni Warga Desa Ambeng-Ambeng Watangrejo. Terakhir dari Kecamatan Kedamean ada 1 orang dari Desa Tulung.

Sementara 10 kecamatan lainnya masih aman dari Corona, yaitu Kecamatan Bungah, Dukun, Panceng, Ujungpangkah, Gresik, Cerme, Balongpanggang, Kecamatan Wringinanom. Serta dua kecamatan di Pulau Bawean, yakni Kecamatan Tambak dan Kecamatan Sangkapura.

Data terakhir kasus Covid-19 hingga Kamis (30/4) petang, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 180 orang, Orang Dalam Risiko (ODR) ada 1.013 orang dan yang sudah lepas pengawasan 928 orang.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.105 orang. Rinciannya, yang masih dipantau 330 orang, dan selesai dipantau 775 orang.

“Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) per hari ini sebanyak 140 orang. Rinciannya, dalam pengawasan 91 orang, selesai pengawasan 44 orang, dan 5 orang meninggal dunia,” pungkas Ghazali yang juga Kadinkes Gresik. (san)