Jelang Pilbup, Bawaslu Gresik Sebar Kader Partisipatif

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Menyongsong Pemilihan Bupati Gresik yang bakal digelar September 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik, membentuk kader pemilu partisipatif yang akan disebar disemua tingkat wilayah mulai desa, kelurahan hingga kecamatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik Moh Imron Rosyadi, mengatakan pembentukan kader partisipatif ini karena diprediksi pilbup kali ini akan terjadi peningkatan potensi pelanggaran baik oleh calon maupun tim pemenangan. Disisi lain, jumlah anggota Bawaslu baik di kabupaten, kecamatan hingga desa kelurahan sangat terbatas,

Dalam prakteknya nanti, para kader ini harus berkordinasi dengan Bawaslu mulai tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan. Mereka ini, tugasnya antara lain memberikan informasi terkait dugaan pelanggaran. Dengan rincian dimana, oleh siapa, kapan waktunya, siapa saksinya serta barang buktinya.

”Kader pengawas partisipatif ini tidak boleh masuk menjadi penyelenggara pemilu, hingga selesainya pelaksanaan pemilukada 2020. Harapan kami, dengan terbentuknya kader pengawas partisipatif ini pelanggaran bisa diminimalisir, dan pelaksanaannya bisa berlangsung dengan aman dan damai,” kata Imron, di kantornya, Kamis ( 28/11).

Imron yang didampingi Syafik Djamhari, Koordinator Divisi PHL mengatakan sekolah kader pengawas partisipatif sudah mulai diselenggarakan di dua desa dan akan dikembangkan di delapan desa lainnya dihampir semua kecamatan.

Sebarannya juga melihat anggota kelompok masyarakat, dengan harapan ikut membantu dalam mengawasi pelaksanaan tahapan pemilu, serta mengawal deklarasi anti money politik. (san)