Dendam Lama Buahkan Pidana

SURABAYAONLINE.CO-Pria berusia 30 ini,harus berurusan dengan Polisi setelah tertangkap dalam persembunyianya di area persawahan Desa Gurit Kec.Wlingi Kab.Blitar, tanpa melakukan perlawanan pemuda yang bernama Galih Idfi Subandi warga Jalan.Bromo Desa Babadan Rt.02/Rw.02 Kec.Wlingi Kab.Blitar oleh petugas Polsek Wlingi langsung di giring ke Polsek Wlingi,untuk proses lebih lanjut.

Peristiwa ditangkapnya Galih itu setelah melakukan penganiayaan dengan cara menusukan Gunting yang sudah di pisah menjadi dua itu di gunakan menusuk Sudarwito 45..tetangga pelaku hanya beda Rt dan Rw…sehingga mengalami luka serius pada korban.

Menurut Kapolsek Wlingi AKP.Purdiyanto.SH melalui Kasubag Humas Polres Blitar IPTU.M.Burhan SH, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Minggu 25/8, sekitar pukul.15.00,saat korban melihat lomba baris berbaris di Jalan raya Kec.Wlingi dalam rangka Hut Kemerdekaan,baru beberapa menit korban datang, melihat Fery Krisdiyanto 33 yg juga tetangganya berlarian minta tolong karena di kejar pelaku,spontan korban menghadang larinya Galih sehingga korban terjatuh, melihat perbuatannya di halang halangi korban.

Galih menantang berkelahi terhadap korban,namun korban tidak menanggapi, merasa jengkel, pelaku Galih mengeluarkan gunting yang sudah dipisah langsung menghujamkan ke arah Korban,hanya bisa betahan walau alami luka cukup parah,korban pasrah dan teriak.

“Setelah melakukan penganiayaan dan melihat orang menolong korban..pelaku melarikan diri, sebagian warga mengejar pelaku,dan melapor ke Polsek Wlingi.” kata Iptu Burhan .
Pelarian Galih akhirnya berakhir di area persawahan Desa Gurit setelah di kejar petugas, walau pria pengangguran ini sembunyi dengan cara tiarap di lumpur sawah..tanpa perlawanan Galih langsung di amankan di Polsek Wlingi untuk menghandari amuk warga.

“Setelah dapat mengamankan pelaku, langsung di bawa ke Polsek,guna pemeriksaan pelaku, selain untuk mnghindari amuk warga,untuk alat gunting saat di tangkap masih disimpan di pinggang sedang yang untuk menusuk korban di sembunyikan dekat pelaku dngan cara di benamkan di lumpur, ini masih di lakukan pemeriksaan terhadap pelaku.” Tambah Iptu Burhan mendampingi Kapolsek Wlingi AKP.Purdiyanto.

Iptu Burhan menambahkan setelah melakukan pemeriksaan saksi saksi termasuk Fery,dua barang bukti pisahan Gunting,bila terbukti..pelaku dapat padal berlapis,yaitu pasal 351 KUHP dan Undang undang daryrat UU.RI.No.112 /1951.(ari).