Author: Andy Setiawan

SURABAYAONLINE.CO – Sebelum Nabi Muhammad Saw membawa risalah Islam di jazirah Arab, kaum musyrikin mempunyai tradisi apabila mereka melakukan tawaf adalah tanpa busana; Praktik ini didasari keyakinan sesat bahwa pakaian yang mereka kenakan saat melakukan maksiat tidak layak digunakan untuk mengelilingi Ka’bah. Mereka juga menganggap tawaf dengan bertelanjang berarti terlahir kembali dalam keadaan suci. Hal ini dibantah oleh Islam. Menurut syariat Islam, umat Islam dianjurkan mengenakan busana yang terbaik, bersih, suci dan menutup aurat setiap ke masjid. Secara spesifik dijelaskan dalam Al-Qur’an, surat Al-A’raf ayat 31 ALLOH berfirman:” Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid…….”…

Read More

SURABAYAONLINE.CO – BRI Kantor Cabang Sumenep menegaskan bahwa proses lelang agunan nasabah yang menjadi pemberitaan di media telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku. Pemimpin Kantor Cabang BRI Sumenep, Ali Topan menjelaskan bahwa yang bersangkutan merupakan debitur dengan kolektibilitas macet dan tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran kredit sesuai dengan yang telah diperjanjikan. “BRI telah memberikan surat peringatan kepada debitur sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku sebelum pelaksanaan lelang,” katanya, Kamis (4/6/2026). Dikatakan Ali Topan, pelaksanaan lelang merupakan bagian dari mekanisme penyelesaian kredit bermasalah yang dilakukan setelah mempertimbangkan status kolektibilitas dan riwayat pembayaran debitur, sesuai perjanjian…

Read More

Oleh: Tri Prakoso, SH., M.HP. (Alumni FH Universitas Jember) Bahasa sebagai Medan Pertempuran SURABAYAONLINE.CO – Dalam kosmos geopolitik, bahasa tidak pernah hadir sebagai entitas yang steril. Ia bukan sekadar susunan leksikal yang merangkai informasi, melainkan sebuah arsitektur kuasa yang rumit. Setiap diksi, setiap terminologi, adalah produk dari pertarungan kepentingan yang bertujuan untuk membingkai realitas, mendefinisikan kawan dan lawan, serta mengarahkan kesadaran kolektif. Bahasa dapat menjadi kabut epistemologis yang menyamarkan motif imperial, atau menjadi jaring halus yang menjerat imajinasi publik ke dalam suatu corong persepsi yang telah ditentukan. Di antara sekian banyak kata yang beredar dalam diskursus hubungan internasional kontemporer, satu istilah…

Read More

Oleh: Kusbachrul, SH (Advocate – Alumni FH Universitas Jember) SURABAYAONLINE.CO – Dalam ruang perdebatan hukum yang kian terfragmentasi, status P21 (berkas perkara lengkap) yang ditetapkan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta atas perkara dugaan penyebaran berita bohong ijazah palsu Presiden Joko Widodo, dengan para tersangka Roy Suryo, dr. Tifa, dan kawan-kawan, membuka kembali luka lama republik ini: bahwa hukum bukanlah arena yang steril dari pertempuran ideologis, melainkan justru panggung tempat kuasa dan kepentingan saling berkelindan. Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno melontarkan tantangan terbuka, menyatakan kesiapannya untuk “belajar hukum acara pidana lagi” jika berkas tersebut dinyatakan lengkap. Tantangan ini bukan sekadar celoteh teknokratik…

Read More

Surabaya, Rahim Keberanian, dan Panggilan Sejarah SURABAYAONLONE.CO – Surabaya bukan sekadar kota. Ia adalah endapan memori kolektif bangsa, ruang di mana keberanian rakyat jelata diuji dan dimenangkan. Di kota inilah, pada 19–21 Juni 2026, Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) akan menyelenggarakan Kongres Nasional IV. Namun, forum ini tidak boleh dibaca sebagai sekadar agenda rutin organisasi, seremoni pergantian kepengurusan, atau formalitas konstitusional belaka. Kongres ini adalah momentum ideologis. Ia adalah panggilan bagi pelajar nasionalis untuk meneguhkan kembali posisinya—bukan sebagai objek pembangunan yang menunggu diarahkan, bukan sebagai calon tenaga kerja yang menunggu dilatih, dan bukan pula sekadar peserta didik yang menunggu diwisuda.…

Read More

SURABAYAONLINE.CO — Kelulusan siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Cahaya Kita Kota Sidoarjo angkatan ke 24, mulai menjadi lentera bagi dunia pendidikan. Saat acara Pelepasan dan Pentas Seni di Hotel Luminor, Kamis (4/6/2026), bukan sekedar melepas adik didik ke jenjang sekolah dasar, kemahiran membaca, pidato, melantunkan ayat suci Al Quran, menghafalkan doa pendek, dan berbagai atraksi tarian serta puisi, membikin puluhan wali murid menetes air mata haru bahagia. Kepala TK Cahaya Kita, Lilis Suryani SPd, melaporkan, tahun 2026, angkatan ke 24 mampu meluluskan 26 peserta didik dan cakap melanjutkan ke jenjang SD, MI atau pendidikan diniyah. “Alhamdulillah. Keberhasilan ini tidak lepas dari…

Read More

Oleh: Hadipras SURABAYAONLINE.CO – Selama berdekade-dekade, kebijakan ekonomi kita terjebak dalam delusi kenyamanan. Ada keyakinan naif—warisan usang mazhab neoliberal—bahwa ekonomi bisa digerakkan secara mekanis dari jarak jauh. Logikanya teramat menyederhanakan realitas: turunkan suku bunga, obral insentif pajak, kucurkan kredit murah, maka secara “otomatis” investasi akan mekar dan kesejahteraan menetes ke bawah. Ini adalah sebuah kepongahan teknokratis. Pendekatan makro (fiskal dan moneter) diperlakukan layaknya mantra dewa yang bisa menyelesaikan segala rupa urusan perut rakyat. Padahal, ekonomi bukanlah selembar kertas kalkulus. Ia adalah ekosistem sosial yang hidup, berdenyut, dan digerakkan oleh manusia riil yang terikat oleh adat, budaya, relasi kuasa, dan dinamika…

Read More

SURABAYAONLINE.CO – Tokoh Madura sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair),  Prof Dr Achsanul Qosasi, mengapresiasi rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menambah layer baru tarif Cukai Hasil Tembakau atau CHT. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah positif apabila diarahkan untuk memberi ruang bagi pengusaha kecil dan menengah agar dapat masuk ke dalam sistem legal. Achsanul menilai, selama ini banyak pelaku usaha hasil tembakau berskala kecil menghadapi tantangan besar untuk masuk ke sistem resmi. Karena itu, negara tidak cukup hanya hadir melalui pendekatan penindakan, tetapi juga harus memberi jalan pembinaan. “Layer baru CHT adalah langkah baik. Tetapi…

Read More

Kepada Yang Terhormat, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. Wakil Gubernur Jawa Timur Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur Dengan tembusan: 1. Yth. Gubernur Provinsi Jawa Timur 2. Yth. Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Perihal: Pilih Atlet atau Kader? Tuntutan Integritas di Tengah Pusaran Konflik Kepentingan Raperda Keolahragaan Jawa Timur Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, SURABAYAONLINE.CO – Saya, Eko Muhammad Ridwan, Ketua Umum Ranggah Rajasa Indonesia (RRI), menulis surat ini bukan sebagai lawan politik, bukan sebagai rival dalam kontestasi kekuasaan. Saya menulis sebagai warga Jawa Timur yang gelisah menyaksikan sebuah drama kebijakan yang semakin hari semakin mengaburkan batas antara kepentingan publik,…

Read More

Oleh: Eko Muhammad Ridwan – Ketua Umum Ranggah Rajasa Indonesia (RRI) SURABAYAONLINE.CO – Di sebuah sudut kota Surabaya, seorang atlet muda mungkin sedang berlatih sendirian. Keringatnya bercucuran, otot-ototnya bergetar menahan lelah, tetapi matanya menyimpan harapan yang belum padam. Ia bermimpi membawa nama Jawa Timur ke panggung nasional, bahkan internasional. Ia bermimpi berdiri di podium, mendengar lagu Indonesia Raya, dan melihat bendera Merah Putih berkibar. Ia tidak tahu, di ruangan-ruangan berpenyejuk udara di pusat kota, nasibnya sedang diperdagangkan. Beberapa hari terakhir, publik Jawa Timur dihebohkan oleh kabar yang menggelisahkan. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepemudaan dan Keolahragaan yang digadang-gadang sebagai…

Read More