SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Sebanyak 54 orang Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Se-Kabupaten Gresik dilantik oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik Imron Rosyadi di Hotel Santika Gresik, Minggu (22/12).
Panwascam yang ditempatkan di 18 kecamatan ini, adalah hasil seleksi yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Gresik mulai awal hingga 17 Desember. Ada tiga tahapan tes yang harus dilalui, yaitu tahap administrasi, CAT dan terakhir wawancara.
“Mereka ini, mulai bekerja Januari 2020 hingga selesainya semua proses Pemilukada. Satu kecamatan, ditempatkan tiga komisioner Panwascam. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati, berlangsung September 2020,” ujar Ketua Bawaslu Gresik Imron Rosyadi.
Tampak hadir dalam acara pelantikan, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) Darman, Kepala Dinas Pol PP Abu Hasan, Ketua KPU Ahmad Roni, camat, danramil serta kapolsek se Kabupaten Gresik.
Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim, saat memberikan sambutannya, banyak memberikan arahan terkait tugas dan tantangan Panwascam ke depan di antaranya Panwascam harus tegas dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.
“Panwascam merupakan ujung tombak pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilihan pada tingkat kecamatan, yang diharapkan tetap berpedoman pada ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Wabup Qosim.
Ia juga menegaskan, kepada para Panwascam agar tidak takut diteror, dimaki bahkan difitnah. Sebab Panwascam dibentuk untuk menjaga kualitas dan kepastian hukum agar pesta demokrasi, mulai pendaftaran, pelaksanaan hingga perhitungan suara dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Semoga para Panwascam yang telah dilantik hari ini, dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, tulus dan ikhlas,” harap Wabup Qosim. (san)


