SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Melambat bahkan dropnya Sistem Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) di seluruh PPK Kabupaten Gresik, Jumat (11/12) kemarin, mendapat perhatian khusus Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI
Ketua KPU RI Arief Budiman secara khusus mendatangi PPK Manyar dan PPK Kebomas untuk memastikan proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan terus berjalan.
Karena kedua kecamatan tersebut saat didatangi, tengah melakukan proses rekap penghitungan suara.
“Sirekap memang mengalami gangguan, bukan artinya diganggu, sepenuhnya problem teknis. Sebenarnya ini sudah diantisipasi,” ujar Arif kepada wartawan di Kantor Kecamatan Kebomas, Sabtu (12/12) malam.
Sebelum diluncurkan resmi, kata Arif, pihaknya sudah mengantiaipaai lewat simulasi nasional, juga di tingkat propinsi, kabupaten kota hingga bersama Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se Indonesia.
“Saat simulasi Sirekap tidak mengalami gangguan. Itulah teknologi informasi tiba-tiba ada hal di luar perkiraan,” paparnya.
Tujuan dibangunnya Sirekap, adalah alat bantu hitung yang transparan dan akurasi. Selain itu sebagai sarana publikasi bagi KPU.
Arif juga mengingatkan, KPU tidak berani memastikan pemenang salah satu Paslon selama tahapan penghitungan belum tuntas.
“Data yang sekarang muncul tidak boleh diambil kesimpulan apapun, harus tuntas dulu baru dijadikan pedoman,” tutupnya. (san)


