SURABAYAONLINE.CO – Bangunan dapur milik Hadi Rukiman, 70 tahun, warga Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Madiun, Jawa Timur, musnah terbakar, Jumat (18/09/2026).
Kebakaran diduga dipicu berkobarnya kembali sisa bara api bahan bakar kayu pada tungku tradisional, yang oleh pemiliknya belum dimatikan dengan sempurna usai memasak.
Berkobarnya api berlangsung pada dini hari, ketika seisi rumah tengah terlelap istirahat. Sisa perapian memasak yang belum padam betul itu, tanpa disadari pemilik kembali menyala dan menjalar ke tumpukan kayu bakar yang teronggok di sekitarnya.
Api pun bak sengaja dinyalakan. Langsung membesar dan membakar bagian lain bangunan, tak terkecuali menyambar seluruh perabotan memasak di ruangan itu.
“Iya benar ada rumah warga saya yang terbakar. Penyebab pasti kebakaran belum tahu. Saya baru mau ngecek. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu,” kata kepala desa setempat, Heru Setyo Busono, menjawab koresponden.
Kebakaran pertama kali diketahui salah seorang anggota keluarga, yang terbangun karena suara gaduh sejumlah kambing piaraannya yang berada tak jauh dari dapur.
Mendapati itu dia bergegas kembali ke kamar tidur untuk memberitahukannya kepada ayahnya (Hadi Rukiman). Sontak keduanya berjibaku melawan api dengan cara manual, sembari meminta pertolongan kepada tetangga kiri kanannya.
“Dari dalam rumah saya melihat ada api yang berkobar di ruangan dapur. Saya langsung memanggil bapak saya, sambil berteriak minta tolong,” kata anak korban menjelaskan kepada petugas Tagana yang melakukan pendataan.
Beruntung petugas pemadam kebakaran Pemkab Madiun yang dihubungi segera merespon, sehingga api tidak menjalar ke rumah induk maupun bangunan lain tetangganya. (fin)


