SURABAYAONLINE.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, melakukan terobosan sosial menembus batas. Memberikan pelayanan transportasi gratis, mengantarkan pasien rawat inap usai menjalani perawatan di rumah sakit pelat merah itu.
Untuk mendukung program itu, sarana berupa sejumlah unit mobil medis yang berjuluk Jawara dengan warna dominan kombinasi hijau putih, telah disediakan rumah sakit yang berdiri di wilayah Selatan Madiun tersebut.
Operasional kendaraan didukung driver dan kru kesehatan yang profesional dan kompeten, untuk menjamin pasien dalam kondisi nyaman saat diantarkan kembali ke rumah pasien pasca menjalani rawat inap.
Program inovatif tersebut diluncurkan sebagai bentuk komitmen RSUD Dolopo dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan. Layanan ini ditujukan khusus bagi pasien yang telah diizinkan pulang oleh dokter namun memiliki keterbatasan transportasi atau kondisi kesehatan yang belum memungkinkan menggunakan angkutan umum.
Kepada koresponden yang menemui di ruangannya, Jumat (24/04/2026), Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi, M.Kes, mengatakan bahwa Mobil Jawara hadir untuk memastikan pasien dapat kembali ke rumah dengan aman dan nyaman. Dengan transportasi memadai bagi orang yang baru sembuh dari sakit, katanya, dimaksudkan agar kesehatan pasien stabil dan menjadi semakin membaik.
“Mobil jawara adalah layanan khusus yang diberikan bagi pasien rawat inap yang telah diizinkan pulang oleh dokter, namun memiliki keterbatasan transportasi atau kondisi kesehatan yang belum memungkinkan menggunakan transportasi umum,” terang Mulyadi.
Dalam pelaksanaannya, pasien akan didampingi langsung oleh petugas terlatih sejak proses pemindahan dari ruang perawatan hingga tiba di rumah. Seluruh layanan dilakukan sesuai standar medis guna menjamin keselamatan pasien selama perjalanan.
Mulyadi menegaskan bahwa program ini sebagai jawaban nyata akan kepedulian rumah sakit terhadap pasien, tidak hanya saat menjalani perawatan, tetapi juga setelah dinyatakan boleh beristirahat di rumahnya.
“Program layanan antar pulang gratis ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam pelayanan Humanis dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Lebih jauh dikatakan Mulyadi, pihaknya menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti di ruang perawatan semata. Melainkan berkelanjutan, sehingga secara psikologis pasien benar-benar merasakan pulihnya kesehatan tubuhnya.
“Kepedulian tidak berhenti saat perawatan selesai melainkan harus berlanjut hingga pasien tiba di rumahnya dengan selamat,” sebutnya.
Peluncuran Mobil Jawara menjadi salah satu bukti bahwa RSUD Dolopo terus berinovasi menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh empati dan kepedulian sosial. Diharapkan, program Mobil Jawara dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan daerah. (fin)


