Menjadi Vegan dan Menjadi Vegetarian? Emang Apa Bedanya?

SURABAYAONLINE.CO- Saat ini pola hidup sehat sudah mulai populer dikalangan masyarakat, baik yang muda maupun yang sudah lansia. Berhenti memakan daging, junk food, fast food, makanan berminyak serta olahan susu hewani mulai dikurangi. Pola makan seperti itu seringkali disebut dengan menjadi vegan atau vegetarian.

Namun, bagi mereka yang tidak mengetahui banyak istilah tersebut seringkali salah mendefinisikannya. Pada dasarnya, vegan dan vegetarian merupakan mengatur pola makan melalui jenis konsumsi yang masuk dalam tubuh. Tapi perlu diketahui, vegetarian dan vegan merupakan dua hal yang berbeda, tapi juga memiliki beberapa persamaan.

Pada prinsipnya kedua hal ini bisa dikatakan sebagai cara menikmati hidup melalui pemilihan makanan yang dikonsumsi dengan menghindari segala bentuk olahan produk hewani. Akan tetapi bagi beberapa kalangan, ada juga yang memandang gaya hidup ini sebagai metode diet karena cenderung rendah lemak jenuh dan kolesterol, namun tinggi vitamin, mineral, serat, dan senyawa tanaman sehat.

Lalu apasih perbedaan antara vegetarian dan vegan? Yukk disimak ya bestie!

 

VEGETARIAN

Vegetarian merupakan mereka yang tidak memakan daging, unggas, binatang buruan, ikan, kerang-kerangan, atau produk lain yang berasal dari hewan.

Meski menghindari daging, vegetarian masih mengonsumsi susu dan telur sesuai dengan menu diet yang dibutuhkan. Seseorang yang menjadi vegetarian lebih memilih untuk mengonsumsi banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan jenis kacang-kacangan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Selain itu, tipe vegetarian ternyata bermacam-macam loh ya, bestie. Vegan-vegetarian dapat dilihat perbedaannya dari tipenya berikut ini:

  1. Lacto-ovo vegetarian: Vegetarian yang menghindari daging tapi masih mengonsumsi susu dan telur.
  2. Lacto vegetarian: Vegetarian yang menghindari daging dan telur, tapi masing mengonsumsi produk susu.
  3. Ovo vegetarian: Vegetarian yang menghidari segala jenis produk dari hewan kecuali telur.
  4. Vegan: Vegetarian yang menghindari segala jenis dan bentuk makanan yang berasal dari hewan.

Terdapat juga orang yang tidak memakan daging dan unggas namun mengkonsumsi ikan yang disebut pescatarian, sedangkan orang yang menjalani gaya hidup vegetarian paruh waktu sering disebut flexitarian.

Meskipun terkadang pescatarian dan flexitarian dikategorikan sebagai vegetarian, mereka masih mengkonsumsi daging. Karena itu, mereka secara teknis bukan termasuk vegetarian

VEGAN

Nah, sementara Vegan kurang lebih masih sama seperti vegetarian karena menganut gaya hidup sehat. Namun, vegan dapat dikatakan merupakan bentuk dari vegetarian yang paling ketat ya bestie.

Vegan merupakan pola makan yang benar-benar menghindari mengonsumsi segala macam jenis hewan dan juga segala jenis produk yang berasal dari olahan hewani seperti susu, telur, gelatin, madu, carmine, pepsin, lak, albumin, whey, kasein dan beberapa bentuk vitamin D3.

Vegan sekarang ini didefinisikan oleh Vegan Society sebagai gaya hidup yang sebisa mungkin menghindari semua bentuk eksploitasi dan kekejaman pada hewan.

Memilih menjadi vegan bisa dijadikan pilihan untuk melindungi eksploitasi hewan. Produsen susu olahan dan bahan turunan hewan seperti pembuatan jam, hingga jaket dapat dikatakan sebagai tindakan yang memusnahkan populasi hewan.

Vegan juga dikategorikan ke dalam berbagai jenis :

  1. Vegan etis: Mereka adalah vegan dengan populasi paling banyak di dunia. Kelompok ini lebih mengedepankan etika mereka alih-alih perut mereka dan mewarisi cinta dan perhatian mereka terhadap hewan dan lingkungan. Vegan yang beretika tidak mengkonsumsi produk susu seperti susu, telur, keju, madu. Mereka juga menghindari penggunaan produk apa pun yang dibuat oleh kulit binatang atau bagiannya.
  2. Vegan Berbasis Tumbuhan: Mereka melanjutkan hidup dengan makanan nabati, yang tumbuh dari tanah saja.
  3. Vegan Mentah: Mereka tidak memakan produk hasil hewan apa pun dan apa pun yang dimasak di atas suhu 115 derajat Fahrenheit karena mereka percaya bahwa makanan tersebut akan kehilangan nutrisi dan enzim sepenuhnya.

Maka dari itu, seorang vegan tidak hanya menghindari daging saja, tetapi juga susu, telur, dan bahan-bahan yang serba hewani. Termasuk gelatin, madu, carmine, pepsin, lak, albumin, whey, kasein dan sebagian bentuk dari vitamin D3.(Windi)