Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Belanja Online

SURABAYAONLINE.CO – Pandemi COVID-19 telah mengubah perilaku belanja online di platform digital bukan lagi sekadar tren, tapi sudah menjadi sebuah kebutuhan. Selain kemudahan dalam hal menemukan kebutuhan yang dicari dan juga akses pembayaran, belanja daring menawarkan banyak keuntungan.

Menurut hasil survei the Trade Desk, perusahaan teknologi berbasis di Amerika Serikat pada Agustus 2012, 8 dari 10 orang Indonesia berbelanja online satu kali per bulan. Bank Indonesia juga mencatat pertumbuhan belanja online sebesar 45,28 persen pada Februari lalu dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Dengan segala keuntungan dan kemudahan itu, bukan berarti belanja online bisa dilakukan serampangan. Perlu diketahui sejumlah hal saat memutuskan untuk mencari barang atau jasa yang dibutuhkan di internet.

Namun, tak jarang ketika tidak hati-hati dan memiliki pengetahuan yang memadai, konsumen malah buntung rugi saat berbelanja online.

Ini karena tak jarang situs belanja daring menyediakan barang abal-abal, tidak mematuhi aturan penjualan barang-barang untuk golongan tertentu seperti anak dan remaja, dan barang rusak akibat pengemasan dan pengiriman yang alakadarnya.

Sejumlah hal berikut penting diperhatikan dalam dunia belanja online.

Aman

Sebelum memutuskan belanja online, masyarakat perlu mengecek situs belanja yang dituju. Kredibilitas online shop, e-commerce, dan marketplace menjadi syarat mutlak untuk belanja di internet.

Jangan sampai terjebak iming-iming promosi dan diskon yang besar di lapak-lapak yang belum jelas rekam jejaknya. Situs belanja online yang terpercaya juga menjamin keamanan saat bertransaksi.

Barang Asli

Situs yang memiliki rekam jejak baik biasanya menjamin orisinalitas barang yang hendak dibeli. Sejumlah situs belanja online biasanya memiliki catatan reputasi.

Masyarakat bisa mengecek level reputasi situs tersebut mulai dari label bronze hingga diamond dan memajang nilai kualitas produk di halaman utama.Biasanya lapak online yang memajang barang asli diproduksi oleh produsen yang sama.

Bertanggung Jawab

Menangguk untung sah-sah saja dalam bisnis belanja online. Tapi perlu diketahui, ada sejumlah produk yang hanya bisa diakses oleh orang-orang dengan usia tertentu. Misalnya, barang untuk usia 21+ yang pembeliannya juga dibatasi.

Bahkan, untuk bisa mengakses barang yang akan dibeli, calon konsumen terlebih dahulu login di situs tersebut untuk memastikan pembelinya adalah orang dengan usia 21+. Sistem login sudah dibuat sedemikian rupa untuk akurasi verifikasi usia. Tidak ada celah calon konsumen mengakali usianya.
(Nug)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *