Persebaya Diuntungkan Waktu Recovery Panjang Hadapi Persela 3 April 2021 | Persela Peras Fisik Hadapi Madura United Hari ini

SURABAYAONLINE.CO | Surabaya – Laga Persebaya Surabaya dalam Piala Menpora, diuntungkan waktu recovery yang jauh lebih panjang untuk menghadapi pertandingan berikutnya Melawan Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (3/4/2021) petang.

Dementara fisik Persela bakal diperas, karena sebelum melawan tim Bajol Ijo, Persela terlebih dahulu menghadapi Madura United, Kamis (1/4) hari ini.

Jadwal Piala Menpora 2021 akan kembali bergulir pada Kamis, 1 April 2021. Dua pertandingan pekan ketiga dari Grup C disiarkan televisi nasional Indosiar.

Pada Kamis sore jam 15.15 WIB, laga Persik Kediri vs PSS Sleman. Laga malam jam 18.15 WIB, Persela Lamongan vs Madura United.

Kini Persebaya telah menggeber persiapan jelang laga melawan Persela, Sabtu (3/4/2021) petang nanti.

Pada latihan Rabu (31/3) pagi, Rachmat Irianto dkk telah memasuki menu taktikal. Berbagai strategi permainan tengah dipersiapkan Aji Santoso untuk memetik hasil maksimal.

Pelatih Persebaya, memulai latihan dengan menu ball possession. Sekitar 30 menit penggawa Persebaya digenjot kemampuannya untuk mengalirkan bola dalam tekanan lawan.

Setelah itu dilanjutkan dengan mini game 11 lawan 11. Aji tampak beberapa kali menghentikan permainan guna memberikan contoh langsung dari strategi yang ia inginkan.

Dilansir Persebayaid, mantan pelatih timnas Indonesia tersebut juga mencoba mengutak-atik komposisi pemain di lini tengah.

Aji juga meningkatkan intensitas latihan guna memantapkan taktik permainan. Latihan hari ini berlangsung 90 menit dengan didominasi menu taktikal.

“Latihan hari ini tadi intensitas cukup tinggi. Ini tadi latihan taktikal. Di akhir latihan saya beri maintenance conditioning. Karena besok saya liburkan pemain, jadi saya tingkatkan di hari ini,” ungkap Aji.

Dalam latihan yang digelar di lapangan sintetis komplek stadion Si Jalak Harupat tersebut, Aji banyak memperbaiki soal gaya bertahan tim.

Menurutnya, meski menang di dua laga awal, Bajol Ijo tetap memiliki celah.

Bahkan dalam dua laga tersebut Persebaya tidak pernah mencatatkan clean sheet. Selalu ada gol yang bersarang di gawang Satria Tama.

“Main sebenarnya anak-anak sudah menunjukkan progres bagus. Yang perlu saya benahi soal pertahanan. Karena kita selalu kebobolan,” beber Aji.

“Saya juga instruksikan untuk bertahan lebih kuat. Disiplin dalam bertahan serta prinsip-prinsip bertahan juga harus dipahami dengan baik,” tandasnya. (dd)