Mulai 1 April 2021 – Hasil Tes GeNose Berlaku 1X24 Jam Sebelum Jadwal Keberangkatan KA

SURABAYAONLINE.CO | Jakarta – Pengguna lanayan transportasi KA jarak jauh mulai 1 April 2021 diwajibkan memiliki persyaratan hasil negatif tes GeNose C19 yang berlaku dalam waktu 1X24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Keterangan pers yang diterima Kamis (1/4/2021) menyebutkan perubayah persyaratan untuk GeNose C19 ini terutama dalam surat edaran Satgas Penanganan Covid-19 nomor 12 tahun 2021 dan surat edara Kemenhub no 27 tahun 2021.

Sedang untuk hasil negatif tes RT-PCR atau Rapit Test Antigen, pengambilan sampelnya tetap maksimal 3X24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

VP Public Relation KAI, Joni Martinus mengungkapkan saat ini, KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp30 ribu di 44 Stasiun Kereta Api.

Stasiun KA tersebut antara lain, Gambir, Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujukan, Jatibarang, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Gombong, Sidareja, Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Purwosari, Klaten, Wates, Madiun, Jombang, Kediri, Blitar, Tulungagung, Kertosono, Nganjuk Pasar Turi, Gubeng, Malang, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, Jember, Ketapang, Probolinggo dan Kalisetail.

Untuk menggunakan layanan GeNose C19, calon penumpang dilarang merokok, makan dan minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum dilakukan tes atau pemeriksaan.

Selain dengan GeNose, PT KAI juga memberikan layanan rapid test antigen seharga Rp105 ribu di 44 Stasiun KA, meliputi:

Gambir, Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujukan, Jatibarang, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Sidareja, Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Klaten, Madiun, Jombang, Kediri, Blitar, Tulungagung, Kertosono, Pasar Turi, Gubeng, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk, Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarnag, Kotabumi dan Baturaja.

Setiap pelanggan KA jarak jauh harus dalam kondisi sehat tidak menderita flu, batuk, pilek hilang daya penciuman, diare dan demam.
Suhu badanpun tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutup hidung mulut dan selalu menjaga protokol kesehatan selama perjalanan. (*)