Kadin Sumenep Pemulihan Ekonomi Kota Keris Bisa Lebih Cepat

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep– Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mempredikasi pemulihan ekonomi diberbagai sektor di Kota Kersi, bisa lebih cepat apabila kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah tepat sasaran dan sejalan dengan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional PEN

“Kalau programnya dipercepat dan tepat sasaran bisa 1 sampai 2 tahun baru normal,” Kata Ketua Kadin Sumenep Hairul Anwar. Rabu 24/03/2021

Jika dilihat, pertumbuhan ekonomi secara nasional, sejak pandemi Covid-19 Maret 2020 yang lalu selalu minus, misalnya pada kuartal II 2020 perekonomian nasional minus 5,32 persen.

Untuk mengatasi hal itu, Pemerintah Indonesia menerbitkan peraturan presiden (Perpres) Nomor 108 tahun 2020 tentang perubahan Perpres nomor 82 tahun 2020 tentang komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Secara eksplisit dalam point-point Perpres tersebut, baik pemerintah provinsi (Pemprov) maupun pemerintah kabupaten (Pemkab), dituntut untuk melakukan transformasi penyelamatan ekonomi.

Khusus untuk Kabupaten Sumenep Hairul Anwar memprediksi situasi ekonomi secara nasional ini menjadi pukulan telak perekonomian di Kota Keris tersebut. Pasalnya, di Sumenep tumpuan penggerak ekonomi rata-rata ada di sektor perdagangan, tidak ada sektor industri besar. Sedangkan sejak pandemi Covid-19, daya beli masyarakat anjlok. sektor perdagangan, pertanian dan pariwisata di Sumenep, laju perekonomiannya hampir lumpuh total. Akibatnya berimbas terhadap melambatnya laju ekonimi dan berimbas pada penurunan omset.

“Omset menurun daya beli masyarakat juga menurun, itu sudah bukan teori ekonomi lagi, tapi fakta di lapangan,” imbuhnya.

Jika Pemkab Sumenep tidak memacu pertumbuhan ekonomi dengan cepat melalui programnya. Lanjut Hairul Anwar, kodisi ekonomi akan kembali normal paling tidak membutuhkan waktu 3 sampai 5 tahun.

“Ini menurut kaca Kadin ya, jadi saya rasa pemulihan ekonominya sangat berat,” tandsanya

Pihaknya berharap, pemerintahan yang baru bisa lebih progres dalam membuat sebuah kebijakan pemulihan ekonomi nasional. Tujuannya, agar kondisi ekonomi masyarakat Sumenep bisa normal dengan cepat.

“Jika program Pemkab masih landai-landai seperti sekarang ya bakal butuh waktu lama untuk bisa pulih,” pungkas Hairul Anwar.  Thofu