DPRD Gresik Usul Pemkab Buka Percontohan Sekolah Selama Pandemi

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – DPRD Kabupaten Gresik akan mengusulkan kepada Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, agar membuka sekolah percontohan selama musim pandemi.

Sebab sejak adanya wabah pandemi Covid-19, pemerintah menghentikan semua kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah dan menggantinya dengan pembelajaran sistem online atau daring.

“Kita minta agar eksekutif membuat contoh, sekolah yang bisa melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka,” ujar H Khoirul Huda, saat sosialisasi Peraturan Bupati nomer 50 Tahun 2020
Tentang Pedoman Pelaksanaan Pelajaran PAUD, TPQ dan TK.

Menurut Huda, nantinya sekolah percontohan itu bisa menerapkan jam masuk hingga dua kali dalam sehari.

“Masuknya dibagi 2 shift, sekali tatap muka bisa antara 2-3 jam. Tidak perlu lama-lama, asal sudah ada tatap muka,” ujar Huda saat sosialisasi bersama Hj Lilik Hidayati di Kelurahan Kawisanyar Kecamatan Kebomas.

Alasan usulan tersebut, ujar politikus PPP ini, banyak masyarakat yang mengeluhkan putra putrinya audah lama tidak sekolah.

Disisi lain, banyak orang tua yang kewalahan dalam membimbing putra putrinya dalam menjalan pembelajaran secara daring.

Namun efek yang cukup dahsyat adalah, banyak guru di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun ajaran 2021 – 2022 yang mengeluh kekurangan murid.

“Kebanyakan para guru mengaku, cuma dapat lima orang murid. Ini sangat mengkatirkan bagi perkembangan lembaga PAUD,” ujar Sekretaris SPC PPP Kabupaten Gresik.

Namun disisi lain, ujar Ketua Tim Pemenangan Bupati Fandi Ahmad Yani, lembaga PAUD memang dalam posisi dilematis. Karena tidak masuk dalam Undang Undang Pendidikan 12 Tahun yang dicanangkan pemerintah.

Seorang pengajar PAUD mengaku, sekarang ini banyak orang tua yang lebih memilih langsung memasukkan anaknya ke Taman Kanak-kanak (TK) daripada masuk PAUD dulu.

“Karena sama-sama tidak masuk kelas, daripada bayar dua kali, PAUD lalu TK, orang tua lebih senang langsung daftar TK,” ujar seorang guru PAUD.

Mereka berharap agar sekolah segera dibuka kembali, sehingga siswa kembali bersemangat untuk belajar secara tatap muka di kelas. (san/adv)