Bupati Gresik Tolak Mobil Dinas Baru

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK РBupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah sepakat, tetap memakai mobil dinas warisan pejabat lama yaitu Toyota Fortuner VRZ Tetradrive warna putih tahun 2016.

Keputusan ini, berarti Pemkab Gresik bakal menghemat anggaran sebesar Rp 1,4 miliar yang semula dianggarkan untuk pengadaan mobil dinas baru.

Mobil dinas baru yang sedianya disiapkan untuk kedua penguasa Pemkab ini adalah, Toyota New Fortuner VRZ 4×4 2.4 SRZ A/T DSL terbaru dengan harga sekitar Rp 700 jutaan per unit.

“Saya dan Bu Wabup sudah bersepakat, untuk menolak mobil dinas baru. Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, keputusan ini sangat menghemat anggaran kita,” ucapnya usai Sertijab yang dipimpin Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung DPRD Kabupaten Gresik, Sabtu (6/3).

Menurut nupati, sikapnya menolak mobil dinas baru karena masih banyak masyarakat Gresik yang terdampak pandemi Covid-19. Ditambah lagi, angka pengangguran dan kemiskinan masih tinggi.

“Pakai ini saja untuk mengefisiensi anggaran, toh juga masih layak dipakai,” katanya.

Sejak dilantik Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Jumat (26/2) lalu, Gus Yani selalu menggunakan mobil dinas yang digunakan mantan Bupati Sambari Halim Radianto.

Begitu juga dengan Wabup Aminatun Habibah, yang menggunakan mobil dinas mantan Wabup Mohammad Qosim, yang jenis, type dan tahun produksinya sama dengan yang dipakai bupati. (san)