BBAHR Bakal Seret Kejalur Hukum Akun FB Fake Pencatut Nama Ketua DPRD Kota Malang

SURABAYAONLINE.CO, Malang (Jatim) – Kasus pencatutan nama dan profil pejabat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan marak terjadi begitu pula yang terjadi di kota Malang.
Kali ini yang menjadi korban pencatutan profil akun fake (akun palsu) di media sosial FB adalah ketua DPRD kota Malang sekaligus ketua DPC PDI Perjuangan kota Malang I Made Riandiana Kartika, SE.

Dari surat klarifikasi resmi yang dibuat oleh DPC PDI Perjuangan kota Malang ditegaskan bahwa akun FB atas nama I Made Riandiana Kartikasari bukanlah akunnya dan terkait tindakan dari oknum pembuat akun tersebut hingga menimbulkan korban bukanlah tanggung jawabnya.

Melihat kebelakang kasus ini bermula dari salah satu korban yang bernama Ratna Wati Dwi Rahayu melaporkan kasus penipuan dengan modus kredit online yang di tawarkan oleh pembuat akun fake yang mencatut profil ketua DPRD kota Malang tersebut ke Polresta Malang.

Dalam keterangannya yang diberikan pada awak media (23/02/2021) melalui pesan WA ketua dewan yang akrab di sapa pak Made ini mengatakan
“Saya tahu kalau ada akun FB yang memakai foto saya pada hari senin pagi (22/02/2021) ketika ada beberapa masyarakat yang klarifikasi langsung ke saya.

Setelah saya lihat isi kontennya,saya kaget dan heran kok ada saja oknum yang di masa sulit seperti ini yang ingin merugikan orang lain dan langsung saya berkoordinasi dengan tim BBAHR (Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Untuk Rakyat) DPC PDI Perjuangan kota Malang untuk menempuh jalur hukum agar memberikan efek jera dan melindungi hal-hal yang tidak diinginkan dari munculnya akun palsu tersebut apalagi sudah ada masyarakat yang menjadi korban sekaligus  hari ini secara resmi kami akan melaporkan ke Polresta Malang terkait masalah itu,” Paparnya.(Hermin/Red)