Pramugari SIA akan Memakai Alat Pelacak saat Singgah

SURABAYAONLINE.CO-Untuk meminimalkan risiko infeksi COVID-19, awak pesawat Singapore Airlines (SIA1) (SINGY) (SIA) harus memakai perangkat pelacak lokasi selama singgah di luar negeri.

Selama singgah, awak pesawat SIA sudah dilarang berinteraksi dengan penduduk setempat dan satu sama lain. Tindakan pencegahan ini, yang diadopsi oleh maskapai, dilakukan untuk meminimalkan risiko infeksi COVID-19 di antara awak penerbangan, lapor Straits Times.

“Kami tetap dipandu oleh otoritas dan akan bekerja sama dengan mereka untuk membuat penyesuaian, jika perlu, untuk memastikan kesehatan dan keselamatan staf dan pelanggan kami selama penerbangan kami,” kata Singapore Airlines (SIA1) (SINGY).

Tindakan lain termasuk formulir pernyataan kesehatan dan pemeriksaan suhu sebelum penerbangan. Jika awak kabin atau pilot merasa tidak enak badan, mereka tidak boleh melapor untuk tugas hari itu. Jarak sosial bila memungkinkan juga diperlukan. Saat berinteraksi dengan penumpang, awak kabin harus mengenakan kacamata, sarung tangan, dan pada rute tertentu, mereka juga mengenakan pakaian pelindung.

Alan Tan, presiden Serikat Staf Singapore Airlines, mengatakan awak pesawat telah memahami dan mematuhi aturan.

“Jika Anda terbang selama 16 hingga 18 jam untuk mencapai New York, lalu harus tinggal di kamar sendiri, itu bisa sangat sulit, tetapi kru memahami bahwa ini perlu,” kata Alan Tan.

Sementara negara-negara di kawasan Asia-Pasifik telah menutup perbatasan atau memberlakukan pembatasan perjalanan, awak penerbangan juga telah dikenai aturan karantina yang lebih ketat dan denda karena melanggarnya.

Pada 3 Desember 2020, EVA Air memecat tiga pramugari karena melanggar aturan karantina di Taiwan. Ketiga pramugari tersebut menghentikan karantina wajib selama lima hari untuk bertemu teman dan keluarga. Mulai 1 Januari 2021, kru harus menghabiskan tujuh hari di karantina setelah penerbangan jarak jauh dan harus dites negatif sebelum mereka diizinkan pergi, kata Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan.(*)