Kades Kembangan Akui Insentif 2020 Dijadikan Silpa

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Pihak Desa Kembangan Kecamatan Kebomas bertindak cepat, begitu kasus belum dibayarnya insentif 80 RT dan RW mencuat, mereka langsung mengumpulkan Ketua RW di Balai Desa Kembangan, Senin (4/1) malam.

Dalam pertemuan dengan Ketua RW tersebut, tampak hadir Sekretaris Kecamatan Kebomas Zaenul, Kades Kembangan Ngadimin, Ketua BPD, Pendamping Desa serta Kasi Pembangunan Kecamatan Kebomas.

Kades Ngadimin menegaskan, kalau isu soal insentif RT RW tidak dibayarkan adalah tidak benar.

Ia memerinci, tahun 2018 insentif cair sebesar Rp 1,2 juta per orang per tahun. Kemudian untuk tahun 2019 memang tidak ada insentif, karena Pagu Pemda yang semula dipatok Rp 1,070 miliar ternyata hanya cair Rp 240 juta.

Sedangkan untuk tahun 2020 sebenarnya sudah cair pas di akhir tahun lalu, sebesar Rp 86 juta karena masing masing RT RW hanya mendapat Rp 1 juta.

“Tapi insentif 2020 sengaja kita jadikan Silpa, dan akan kami berikan setelah anggaran tahun 2021 digedok dewan,” ujar Ngadimin.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 80 orang Ketua RT dan10 orang Ketua RW Desa Kembangan mengeluh, karena sejak 2018-2020 dana insentif sebesar Rp 1,2 juta pertahun tak dicairkan kepala desa.

Padahal, anggaran tersebut sudah tertulis dan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan terpampang di balai desa. (san)