Mantan Komandan Banser Pimpin Hanura Jatim

SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Tok!. Mantan Komandan satuan koordinator wilayah (Dansatkorwil) Banser Jawa Timur, Yunianto Wahyudi resmi pimpin Hanura Jawa Timur menggantikan Kelana Aprilianto yang kini fokus pada pencalonan Bupati Sidoarjo di Pilihan Kepala Daerah 2020.

Penetapan pria yang akrab dipanggil Cak Teng ini berdasarkan Surat Keputusan nomor 074/B.2/DPP-Hanura/VII/2020 tanggal 20 Juli 2020 di Jakarta. Dann ditandangani Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta dan Gede Pasek Suardika sebagai sekretaris jenderal.

Hanura Jatim punya nahkoda baru untuk menghidupkan kembali kereta politik yang sempat terseok-seok akibat dualisme kepemimpinan di dalam internal partai. Kedepan, Cak Teng berharap agar Hanura lebih solid dan bisa sejajar dengan partai-partai besar di Indonesia dan tidak menjadi partai gurem lagi. “Mohon doa restunya,” jelasnya singkat kepada surabayaonline.co, Selasa (21/7/2020).

Bukan orang baru dikacah perpolitikan Indonesia, sempat bergabung di salah satu partai besar di Indonesia, akhir 2016 bersama Sahabat AU (Anas Urbaningrum) Cak Teng memutuskan untuk bergabung di Hanura Jatim. Nah, jelang Pilkada Jatim 2020 Wakil Sekjen DPP Hanura ini akhirnya ditunjuk oleh Oesman Sapta Odang (OSO) untuk menggantikan Kelana.

Bukan tugas mudah baginya, namun pengalamannya dalam membesarkan organisasi yang pernah diikutinya tentu sudah menjadi garansi tersendiri, bahwa Hanura Jatim era pemimpin baru bisa lebih baik lagi. “Kita percaya pada kader Hanura Jatim bahwa kita bisa besar seperti lainnya asal kerja keras dan komitmen pada partai,” ungkapnya.

Tak hanya di partai saja, Cak Teng juga aktif di organisasi seperti Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur. Bahkan, saat menjabat sebagai Komandan satuan koordinator wilayah (Dansatkorwil) Banser Jawa Timur 2018-2019, di tangannya, organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) ini tersebut sangat solid dan tampil terdepan dalam mengemban tugas social di masyarakat.

Nahkoda baru tentu era baru bagi Hanura yang ditinggalkan Kelana konsentrasi untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo. Tugas besar untuk bisa mengangkat partai yang kini punya satu kursi saja di DPRD Jawa Timur, jika dilihat prestasi memang menurun di bandingkan hasil Pemilu 2014 dimana Hanura punya dua wakilnya.

“Itu fokus saya dalam program jangka panjang partai. Bagaimana Hanura saat ini hanya punya satu wakil d DPRD Jatim, kedepan saya target kenaikannya bisa signifikan, dan kalau bisa melebihi prestasi saat Pemilu 2014,” ungkapnya.

Dan bagaimana soal program jangka pendek partai yang kini dihadapkan pada Pilkada Jatim 2020? Cak Teng menuturkan bahwa meski Hanura mengalami penurunan perolehan kursi di tingkat kabupaten/kota dari 67 ke 46 kursi. Sedangkan di provinsi turun dari dua ke satu kursi, namun dirinya masih optimis.

“Kami sadar bahwa Hanura di Pemilu 2019 prestasinya menurun dibandingkan Pemilu 2014. Kami bukan partai besar, meski hanya 1,54% dan tergolong sebagai partai kecil bukannya tidak ada, kecil bukannya tidak diperhitungkan tapi bagaimana yang kecil-kecil ini bisa menjadi penentu sebuah perubahan yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (Catur)