Sumbangan dari Dermawan Misterius untuk 5 RSUD Pemerintah Provinsi

SURABAYAONLINE.CO-Lima RSUD milik Pemprov Jatim mendapat bantuan dari salah satu donatur yang rupanya enggan diungkap identitasnya. Padahal donatur tersebut menyumbangkan bantuan 16 ventilator dan 23 monitor bernilai miliaran. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Khofifah mewakili masyarakat Jawa Timur mengucap terima kasih atas bantuan tersebut.

Pemprov Jatim baru saja menerima bantuan berupa 16 ventilator dan 23 monitor dari donatur yang enggan disebutkan namanya. Bantuan ini nantinya akan didistribusikan ke 5 RSUD milik Pemprov Jatim, yaitu RSUD Dr. Soetomo, RSJ Menur, RSUD Dr. Soedono, RSUD Syaiful Anwar, dan RSU Haji,” seru Khofifah di Instagramnya. “Keberadaan ventilator ini sangat dibutuhkan untuk penanganan pasien corona (Covid-19) yang mengalami kesulitan bernafas. Semoga bantuan ini membawa berkah kesembuhan yang lebih besar bagi para pasien positif Covid-19 di Jatim. Aamiin. Maturnuwun atas bantuannya.”

Trimakasih orang baik dimanapun anda berada.. semoga Alloh selalu memberikan anda kesehatan,dan dimudahkan segala urusan. Aamiin ya rabb,” seru netter. “Semoga yg menyumbang di limpahkan rizkynya, panjang umur, sehat, dan dimasukkan di surga bersama para walilloh. Amin,” ujar netter.

Selain dermawan misterius, Jatim juga mendapat bantuan dari Kemenko Maritim dan Investasi. “Menerima bantuan dari Kemenko Maritim dan Investasi @kemenkomarves , Jumat (3/4). Bantuan berupa 9.500 unit APD lengkap bagi perawat dan dokter, Swab Kit berjumlah 5.000 unit, Masker N95 berjumlah 2,500, Masker untuk umum berjumlah 75.000. Serta sarung tangan medis 3.000 unit. Sebelumnya, Pemprov Jatim juga menerima bantuan 1000 liter handsanitizer dari PTPN XI. Terima kasih atas kegotong royongan dalam menghadapi covid – 19 di Jatim. Bantuan ini akan segera di distribusikan ke 75 rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk untuk penanganan Covid 19 di Jatim. Doa kita semua, mudah-mudahan badai covid-19 segera berlalu. Amin,” seru Khofifah.

Tak cuma itu, Pemprov Jatim juga menganggarkan dana Rp2,384 triliun untuk penanganan terkait virus Corona. “Sebanyak Rp2,384 triliun itu merupakan total 6,79 persen dari total nilai APBD Jatim tahun ini,” kata Khofifah.(*)