Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda di SLB, Ketua DPRD Gresik Justru Mbrebes Mili

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Ketua DPRD Gresik Fandi Ahmad Yani terlihat terharu saat menjadi pembina upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan peserta siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Kemala Bhayangkari II Gresik, Minggu (27/10) petang.

Wajah politikus PKB ini semakin terlihat menahan tangis haru, saat peserta upacara yang semuanya memiliki kekurangan fisik dan psikos ini, dengan semangat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Bahkan saat Ahmad Yani membacakan Sumpah Pemuda, ia terlihat mbrebes mili. Sebab siswa SLB ini, menirukan ucapannya dengan penuh semangat sambil mengepalkan tangan dan melihat gurunyanyang membimbingnya dengan bahas sandi.

“Kalian punya semangat yang luar biasa. Jiwanya sangat hebat, dalam ikut membangun kemajuan Negara ini. Kami akan ceritakan suasana dan kehebatan kalian ke teman-teman anggota dewan,” ucap Ketua DPRD saat memnerikan sambutan.

Menurut Gus Yani, panggilan akrabnya, di sekolah ini banyak sumber daya manusia unggul, untuk itu pihaknya berharap jangan sampai patah semangat, begitu juga dengan para pengajar yang selalu sabar memberikan ilmu pada siswa-siswi Sekolah Luar Biasa ini.

Kepala SLB Yayasan Kemala Bhayangkari, Dede Idawati berharap agar DPRD Gresik membantu anak didiknya yang berjumlah 60 siswa, dengan membangunkan workshop. Sebab dengan adanya workshop, lulusan SLB bisa mandiri dalam bekerja.

“Kita ada lahannya, di belakang sekolah. Kenapa kita butuh workshop, karena lulusan kita banyak yang pandai produksi jajanan, sablon kaos dan lainnya. Kasihan mereka, kalau punya ketrampilan positif tetapi tidak ada solusinya,” ujar Dede.

Menanggapi itu, Gus Yani menyatakan akan membawanya ke sidang paripurna agar dicarikan solusi soal pembangunan workshop. Termasuk usulan guru, agar dewan memesan kue produksi siswa SLB sebagai suguhan di kalangan anggota dewan saat ada rapat.

“Usulan kepala SLB akan saya perjuangkan, terutama soal kue untuk suguhan saat rapat akan saya wujudkan segera mungkin,” kata Gus Yani. (adv/san)