Pendidikan Karakter Sejak Dini Tameng bagi Siswa SD dari Pengaruh Negatif Teknologi

SURABAYAONLINE.CO-Makin derasnya arus dan pengaruh teknologi dalam kehidupan sehari-hari, serta dampak teknologi tentunya lebih terasa di era sekarang. Untuk mengarungi semua itu perlu Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) untuk menangkal pengaruh negatif untuk anak didik, dan ini akan lebih baik dimulai sejak dini.

Sudah tidak asing bagi anak didik mengoperasikan gadget, berkomunikasi via wa, facebook dan sosial media lainnya yang isinya lebih banyak hal negatif yang bisa mempengaruhi siswa.

Guru merupakan tenaga profesional yang memiliki tugas untuk mengajar, mendidik dan melatih siswa sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Untuk menjalankan tugasnya sebagai pendidik, guru tidak hanya mentransfer ilmu saja, melainkan juga mendidik dalam arti lain membentuk karakter siswa menjadi pribadi yang baik.

Dari dasar tersebut di atas, SDN Sidokare 4 Sidoarjo khususnya kelas 3 SD terapkan hal tersebut agar anak didiknya bisa menjalani di kehidupan baik saat di sekolah maupun di lingkungan rumah.

Tujuan dari PPK ini yaitu untuk membentuk pribadi siswa agar menjadi yang lebih baik dan siap untuk bersaing di era yang sangat global dengan caranya yang lebih kontekstual. Ada beberapa nilai untuk siswa sekolah dasar yang dikuatkan oleh PPK yaitu Nasionalis, Religius, Mandiri, Gotong Royong/lingkungan, dan Integritas.

Adapun dalam praktik sehari-hari yang dilakukan di SD Sidokare 4 kelas tiga adalah  kegiatan upacara setiap hari Senin dan hari hari besar nasional
. Peserta didik berdoa bersama sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar , mengucapkan salam PPK dilanjutkan dengan menyanyikan lagu mars PPK di awal kegiatan pembelajaran

Menyanyikan lagu wajib kebangsaan dan daerah setiap selesai kegiatan belajar mengajar , memperingati hari hari besar nasional dengan mengadakan kegiatan yang menstimulus peserta didik semangat dalam mengikutinya -memakai baju perjuangan di hari Kartini dan Hari Pahlawan baik guru maupun peserta didik -mengadakan perlombaan perlombaan ketika HUT RI.

Melaksanakan piket kelas bergantian sebagai rasa tanggung jawab kebersihan ruang kelas , berinfaq setiap hari Kamis yang tujuannya melatih peserta didik untuk peduli dengan lingkungan sosialnya membuat kantin kejujuran.

Pendidikan karakter bagi siswa sekolah dasar ini banyak dampak positifnya yakni siswa punya pemikiran yang fleksibel, mempunyai hubungan baik, mampu menunjukan sisi emosional, sosial dan empati.

Selain itu, pendidikan berkarakter ini agar siswa nantinya bisa mempunyai watak dan berguna bagi masa depannya.

Kesemua itu juga harus ada kerja sama yang baik antar pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat agar pendidikan berkarakter berjalan baik dan dapat menjadikaan perkembangan karakter yang optimal bagi siswa.(Sulistyowati SPd-guru di SDN Sidokare Kelas 3)