Sebuah Telaah Tentang Error Kecil dalam Tata Ruang Oligarki Oeh: Hadipras SURABAYAONLINE.CO – Dalam ritus politik modern, ada satu dogma sekuler yang dianggap lebih keramat ketimbang pasal-pasal konstitusi: “Uang adalah pelapis kedap suara terbaik”. Kita telah lama dipaksa maklum—bahkan pelan-pelan menikmati—sebuah ekosistem di mana lembaran ratusan ribu di dalam amplop cokelat memiliki kekuatan metafisika. Ia mampu menyulap penjahat lingkungan menjadi pahlawan konservasi, mengubah tuna-etika menjadi negarawan, dan memoles politisi instan tanpa rekam jejak menjadi “pilihan murni rakyat”. Namun, bayangkan sebuah distopia mengerikan bagi kenyamanan para oligarki: sebuah momen langka ketika uang, untuk pertama kalinya dalam sejarah, mengalami disfungsi total. Sebuah…
Author: Andy Setiawan
Oleh: Kusbachrul, SH SURABAYONLINE.CO – ADA pemandangan yang ganjil sekaligus mencemaskan ketika sebuah peristiwa sebesar Kerusuhan Agustus 2025—dengan aspal yang terbakar, gedung dewan yang menjadi puing, dan darah mereka yang tak bernama mengering di jalanan—dijadikan semata-mata sebagai bahan baku bagi perumusan teori sosial baru. Bukan karena perumusan teori itu salah. Ilmu pengetahuan memang harus terus-menerus memperbarui diri. Tetapi ketika teori itu dibangun di atas fondasi yang secara filosofis rapuh dan secara ideologis tumpul, maka yang terjadi bukanlah pencerahan, melainkan pengaburan. Kita tidak menjadi lebih mengerti mengapa rakyat marah; kita justru semakin dijauhkan dari akar kemarahan itu sendiri. Tulisan ini hendak…
Oleh: Tri Prakoso, S.H., M.HP. (WKU Bidang Migas Kadin Jatim) SURABAYONLINE.CO – Ada saat-saat tertentu ketika pasar tidak lagi dibaca sebagai pasar. Ia berubah menjadi medan perang. Grafik saham yang turun tidak lagi dilihat sebagai akibat kombinasi suku bunga global, tekanan nilai tukar, profit taking, sentimen investor, defisit transaksi berjalan, atau kegelisahan terhadap arah kebijakan fiskal. Ia mendadak dibaca sebagai sandi. Ia dianggap jejak operasi. Ia ditafsirkan sebagai bukti adanya tangan tersembunyi yang sedang memainkan nasib sebuah bangsa. Dalam suasana semacam itu, lahirlah narasi yang keras, tajam, dan mudah menyebar: Singapura hanyalah cangkang Amerika Serikat; dana triliunan rupiah yang keluar…
Oleh: Tri Prakoso, SH.,M.HP. (Peneliti Yayasan Satria Merah Jambu) SURABAYAONLINE.CO – KITA menyaksikan sebuah adegan yang menggelitik sekaligus mengganggu. Di sebuah video berdurasi sebelas menit yang diproduksi dengan sangat rapi oleh Bloomberg, tampak sebuah wajan di atas kompor, tangan seseorang membolak-balik sesuatu, asap mengepul, minyak mendesis. Itu bukan tutorial memasak. Itu adalah metafora untuk pasar modal Indonesia. “Saham gorengan,” demikian istilah yang mereka gunakan untuk menggambarkan manipulasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. Sebuah negeri berpenduduk 280 juta jiwa, pemilik peradaban maritim tertua di dunia, direduksi menjadi sekadar wajan berisi minyak panas dalam imaji media keuangan global. Tawa kita mungkin…
Oleh: Meimura SURABAYAONLINE.CO – Tanggal 16 Juni 2026, suasana di Galeri Dewan Kesenian Surabaya mendadak berubah. Bukan karena listrik padam, bukan pula karena ada pelukis yang mendadak menemukan warna baru yang belum pernah dikenal dunia seni rupa. Perubahan itu terjadi karena hadirnya seorang tamu yang akrab dipanggil masyarakat sebagai Cacak-e Arek Suroboyo. Namanya Cak Armuji. Sebagai Wakil Wali Kota Surabaya, jabatan beliau memang nomor dua. Tetapi dalam urusan menyapa rakyat, banyak yang berpendapat beliau sering berada di nomor satu. Tidak sedikit warga yang merasa lebih mudah bertemu beliau dibanding bertemu petugas layanan pelanggan perusahaan telekomunikasi. Maka ketika Cak Armuji muncul…
Oleh: Rizal Haqiqi (Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya) Cahaya yang Memeluk, Bukan Memukul SURABAYAONLINE.CO – DI sebuah masa yang telah lama berlalu, ketika ombak lautan Jawa masih menjadi satu-satunya jalan para pengembara, berlabuhlah kapal-kapal yang membawa sesuatu yang lebih berharga dari rempah. Mereka membawa cahaya. Cahaya itu bukan cahaya yang menyilaukan dan membutakan. Ia adalah cahaya yang lembut, yang masuk ke dalam relung-relung hati tanpa mengetuk pintu dengan keras. Ia adalah cahaya yang memeluk, bukan memukul. Cahaya itu bernama Islam, dan tanah yang menerimanya kelak disebut Nusantara. Hari ini, berabad-abad kemudian, kita mendapati sebuah istilah yang bagi sebagian telinga terdengar…
SURABAYAONLINE.CO – Menghadapi arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang kian masif, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, H. Khairul Umam, menekankan pentingnya adaptasi dunia pendidikan terhadap era Revolusi Industri 5.0. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam Seminar Pendidikan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Rabu (17/6/2026). Dalam pemaparannya di hadapan ratusan mahasiswa, legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pamekasan ini menjelaskan bahwa era Revolusi Industri 5.0 tidak sekadar berfokus pada kecanggihan teknologi, melainkan bagaimana menyelaraskan teknologi tersebut dengan humanisme dan pemikiran manusia yang mendalam. “Revolusi…
SURABAYAONLINE.CO – Suasana Aula Gedung Baru UIN Madura seketika pecah oleh gemuruh tepuk tangan dan gelak tawa ratusan penonton pada Senin malam (15/6/2026). Kemeriahan ini bersumber dari suksesnya pementasan drama. Salah satunya ialah berjudul “HAH” karya sastrawan legendaris Putu Wijaya, yang dibawakan dengan sangat apik oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) angkatan 2023 Kelas B (Kelompok 2). Naskah “HAH” yang dikenal sarat akan kritik sosial namun dibalut dengan gaya absurd khas Putu Wijaya, berhasil dieksekusi dengan matang oleh para mahasiswa semester enam UIN Madura ini. Pementasan ini bukan sekadar tugas akhir mata kuliah Teater, melainkan unjuk bakat yang membuktikan kualitas…
Oleh H.S. Makin Rahmat, Wartawan Utama/ Tour Leader Haji-Umroh SURABAYAONLINE.CO – InshaAllah, Senin malam Selasa (15/16 Juni 2026) mengawali tahun baru Hijriyah, 1 Muharam 1448. Sebagai hamba beriman tentu harus yakin bahwa Allah SWT Sang Khaliq (Pencipta) mempunyai Kehendak terhadap para kekasihNya, para Nabi, Rasul dan hamba-hamba terpilih. Secara teknis, selain kemuliaan bulan Muharam, ada hari Asyura (10 Muharam) dipercaya sebagai peringatan atas anugerah, kemuliaan dan kehormatan yang diberikan Allah SWT. Menurut pendapat imam Badaruddin al-‘Aini dalam kitab Umdatul Qari’ Syarah Shahih Bukhari, juz 11, halaman 117, beliau menjelaskan, bahwa di hari ‘Asyura Allah SWT memberikan kemuliaan dan kehormatan kepada…
Oleh: Tri Prakoso, S.H., M.HP. (Peneliti Yayasan Satria Merah Jambu) Sebuah Malam yang Menolak Riuh SURABAYAONLINE.CO – Ada malam-malam tertentu dalam lintasan kebudayaan manusia yang tidak diperlakukan sebagai waktu biasa. Ia tidak sekadar dilalui, tetapi dihormati. Tidak hanya dicatat dalam angka kalender, melainkan dirasakan sebagai peristiwa batin yang menggetarkan seluruh kesadaran. Bagi masyarakat Jawa, salah satu malam itu adalah Malam 1 Suro. Malam 1 Suro bukan sekadar pergantian tahun dalam penanggalan Jawa. Ia adalah malam ambang, sebuah threshold kosmis. Malam ketika yang lama perlahan ditinggalkan, sementara yang baru belum sepenuhnya hadir. Di sana, manusia berdiri di antara dua pintu: pintu…

