Oleh: Tri Prakoso, SH.,M.HP (Alumni FH Universitas Jember) SURABAYAONLINE.CO – PADA suatu malam yang sunyi, di bawah langit yang bertabur bintang, seorang hamba duduk bersila di atas sajadahnya yang usang. Ia telah menunaikan shalat, melantunkan wirid, dan kini ia tenggelam dalam lautan kontemplasi. Tiba-tiba, dari kedalaman hatinya, sebuah suara bergemuruh tanpa bunyi, menggetarkan seluruh relung jiwanya. Suara itu bukanlah suara yang datang dari luar. Ia adalah gema dari sirr—rahasia Ilahi yang tertanam di dalam dirinya—yang tiba-tiba tersingkap. Suara itu berkata: Jangan engkau menuhankan kekuatan dan kekuasaan selain dari pada Allah. Kalimat itu menghantam kesadarannya bagai petir di siang bolong. Sebab,…
Author: Andy Setiawan
Sinyal, Komitmen, Ekspektasi, dan Perebutan Arah Pembangunan Oleh : Tri Prakoso, SH.,M.HP (WKU Bidang Migas Kadin Jatim) Ekonomi Bukan Sekadar Angka SURABAYAONLINE.CO – Ekonomi nasional lazim dibaca melalui angka: pertumbuhan PDB, inflasi, nilai tukar, suku bunga, investasi, neraca perdagangan, cadangan devisa, dan defisit fiskal. Angka-angka itu penting, tetapi tidak pernah cukup. Di balik deretan statistik berlangsung permainan strategis yang kompleks: pemerintah mengirimkan sinyal kepada pasar, Bank Indonesia menjaga kredibilitas rupiah, investor membaca tingkat risiko, pelaku usaha menunda atau mempercepat ekspansi, rumah tangga mengubah pola konsumsi, sementara kekuatan global saling berebut pengaruh atas rantai pasok, energi, mineral kritis, dan teknologi. Di…
Oleh: S. Alamsyah SURABAYAONLINE.CO – Ada satu ilustrasi gambar yang saya lihat di Instagram. Gambar seorang mahasiswa. Berdiri di tengah demonstran. Matanya berbinar memegang papan protes. Tetapi ada tali-tali di atas kepala dan tangannya. Tali itu terhubung ke tangan raksasa. Ada dalang tak terlihat di balik layar. Postingan dari akun Kalcer di Instagram itu bukan sekadar ilustrasi sinis. Tetapi pembuat mungkin ingin menyampaikan potret rapuhnya gerakan perubahan saat ini. Pesannya: Di balik yel-yel keadilan di jalanan, ada skenario matang. Ditulis oleh mereka yang tidak pernah kepanasan. Sejarah mencatat mahasiswa sebagai agen perubahan. Mereka punya legitimasi moral. Mereka punya kekuatan mobilisasi.…
SURABAYAONLINE.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan dan mempermudah aksesibilitas bagi para nasabah. Melalui BRI Branch Office (BO) Surabaya Mulyosari, bank pelat merah ini meresmikan pembukaan BRI Kantor Kas Pakuwon City, di kawasan Ruko San Antonio Shopping Street, Pakuwon City Surabaya pada Senin (22/6/2026). BRI Kantor Kas Pakuwon City merupakan relokasi dari Kantor Kas Baliwerti. Langkah ini menjadi momentum penting bagi BRI dalam memperkuat eksistensi layanan perbankan di kawasan strategis. Pakuwon City selama ini dikenal sebagai salah satu pusat bisnis dan pemukiman modern pertumbuhan utama di wilayah Surabaya Timur yang memiliki daya…
SURABAYAONLINE.CO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pamekasan bergerak cepat membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di kawasan Ruko Teja, Kabupaten Pamekasan. Menariknya, terduga pelaku merupakan seorang lansia berinisial S (67), warga Dusun Combih, Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Aksi pencurian tersebut diketahui terjadi pada Selasa pagi (16/6/2026). Tak butuh waktu lama bagi korps bhayangkara untuk mengendus keberadaan pelaku setelah menerima laporan dari korban. Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan di Jalan Raya Pasar Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, pada Kamis malam (18/6/2026) sekitar pukul 18.36…
Oleh: Hadipras SURABAYAONLINE.CO – Ada masa di mana hukum diciptakan sebagai perisai bagi mereka yang lemah dan tak bersuara. Namun, dalam panggung sandiwara modern yang kita saksikan hari ini, kompas moral itu tampak telah berputar arah secara ekstrem. Hukum tidak lagi dirancang untuk memburu keadilan, melainkan diternakkan sebagai tameng imunitas bagi mereka yang kenyang oleh kekuasaan dan modal. Ada analisis yang mencemaskan terkait pengesahan regulasi baru seperti UU No. 4 Tahun 2026 yang menyisipkan pasal kebal hukum bagi instrumen keuangan tertentu, adalah proklamasi paling vulgar dari sebuah gejala psikopolitik yang akut: “Legalisme Otokratis”. Ketika sebuah instrumen surat utang negara diberi…
Oleh: Hadipras SURABAYAONLINE.CO – Demokrasi kita hari ini sedang mengidap gejala amnesia massal, atau yang lebih buruk: sebuah pembodohan yang terstruktur. Setiap lima tahun, kita berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara, mengantre dengan harapan, lalu pulang dengan jari bertinta kelingking, merasa telah menunaikan tugas sebagai warga negara yang berdaulat. Namun, pernahkah kita menyadari bahwa di balik panggung sandiwara pemilu yang bising itu, pilihan-pilihan kita sebenarnya telah disaring, dikemas, dan dimonopoli oleh sebuah entitas tertutup yang bernama kartel partai? Jika kita tidak segera mencerahkan diri dan terus pasrah menerima keadaan, kita akan selamanya menjadi penonton pemilu yang menyumbang suara, sementara negara dikelola…
Oleh: Hadipras SURABAYAONLINE.CO – Kekuasaan tidak pernah takut pada besarnya jumlah massa; mereka hanya takut pada satu tuntutan yang konsisten. Ketika energi rakyat habis dikuras oleh kebisingan isu yang sengaja dialihkan, demo megah itu pun berubah menjadi sekadar festival tahunan—ramai di jalanan, namun tetap mandul di hadapan kebijakan. Belakangan ini, jalanan kembali riuh. Mahasiswa turun ke jalan, klakson ojek online bersahutan, dan atribut berbagai organisasi masyarakat tampak memenuhi ruang publik. Semua bergerak membawa satu garis besar yang sama: mengkritik keras jalannya kekuasaan. Namun, jika kita cermat mengamati polanya, gerakan yang awalnya masif dan tampak solid ini sering kali perlahan gembos,…
Oleh: Garot Sundoro SURABAYAONLINE.CO – Jika ada seseorang bertanya,:” Bagaimana cara yang paling baik untuk menafsirkan ayat ayat Al-Qur’an?” Maka jawabannya adalah,:” Dengan menafsirkan satu ayat dengan ayat lainnya, karena makna suatu ayat yang terlihat samar dapat dijelaskan dengan ayat lain, jika kurang jelas maknanya, dapat dicari dalam hadits yang merupakan penjelasan tentang ayat ayat Al-Qur’an tersebut.” Abu Ja’far bin Jarir meriwayatkan bahwa Abdullah bin Mas’ud pernah berkata,:” Demi Zat yang tiada TUHAN selain DIA, tidak ada satu ayat Al-Qur’an pun yang tidak aku ketahui untuk siapa dan dimana ayat itu diturunkan. Jika ada seseorang yang aku ketahui lebih tahu…
SURABAYAONLINE.CO – Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) menjalin kesepahaman strategis dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Lancar untuk membangun kawasan olahraga sunnah yang terintegrasi. Proyek yang mencakup fasilitas memanah, berkuda, dan berenang ini diproyeksikan menjadi model baru pembangunan desa berkelanjutan berbasis wisata edukatif-religius dan ekonomi sirkular. Direktur Utama IBS PKMKK, Prof. Dr. KH. Achmad Muhlis, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar pembangunan sarana fisik, melainkan ikhtiar membangun pusat peradaban yang menyatu dengan realitas sosial masyarakat. “Pesantren tidak dapat tumbuh sebagai pusat peradaban apabila hanya menjadi ruang belajar yang terisolasi dari realitas sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan tempat…

