SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Seorang pria berjaket ojek online (ojol) hijau terekam CCTV membawa kabur motor curian di sebuah parkiran kosan kawasan Jalan Penanggungan, Sawahan. Insiden itu terjadi pada Minggu (22/3) malam. Ternyata, motor yang dicuri itu adalah Honda Scoopy bernopol P 4976 QBG milik salah satu penghuni kosan berinisial HA. Korban HA baru menyadari kehilangan motor sekitar pukul 19.10 WIB.
Saat itu, dirinya barusan keluar dari kamar kosan menuju ke toilet. Ternyata, motornya sudah tidak berada di parkiran kosan. Padahal, motor tersebut terakhir kali dikendarainya sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah itu, dia parkir di parkiran kosan.
“Terakhir saya pakai sepeda jam 5 sore. Setelah itu saya ada di dalam kos dan posisi sepeda itu ada di parkiran kos bagian dalam. Jam 19.10 WIB, saya keluar kamar mau ke toilet dan lihat parkiran sepeda, di situ saya tahu motor sudah gak ada,” ujarnya, Selasa (31/3).
Menyadari motornya hilang, HA meminta bantuan pengurus RT setempat memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Ternyata, motornya dicuri pria misterius berjaket ojol sekitar pukul 19.00 WIB. “Di CCTV yang kelihatan cuma satu orang (pelaku curanmor),” ungkapnya.
Kendati pelaku yang terekam CCTV cuma satu orang. Namun, HA tak menampik jika pelakunya berjumlah sekitar dua orang. Bahkan, ia menduga kuat, sosok pelaku berjaket ojol tersebut pernah beraksi di wilayah Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, beberapa waktu sebelumnya.
“Soalnya orang yang sama seminggu sebelum curi sepeda saya, dia ada nyuri sepeda juga di Driyorejo di kos. Waktu dia melakukan aksinya kebanyakan dia memakai jaket bawahan dan sepatu yang sama,” tuturnya.
Akibat insiden tersebut, HA mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah. Ia sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sawahan. Dia berharap pelakunya bisa segera ditangkap.
“Habis itu saya langsung lapor RT dan langsung cek CCTV, setelah itu saya telepon 110 dan polisi setempat datang ke TKP, setelah itu saya buat laporan polisi,” terangnya.
Sementara Kapolsek Sawahan Kompol Muljono ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya akan melakukan pengecekan ada atau tidaknya laporan korban. “Saya cek ke penyidik dulu ya,” pungkasnya.(*)


