SURABAYAONLINE.CO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur menggelar puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 dan HUT PWI Tahun 2026 di Dyandra Convention Center, Kamis (16/4/2026).
Sebanyak 24 tokoh nasional dan daerah menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, bersama Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim. Selain itu, piala Pemenang Prapanca kategori jurnalisme tulis dan foto turut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Pada puncak acara tersebut, PWI Jatim memberikan PWI Jatim Award 2026 kepada Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, KH Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, yang akrab disapa Gus Irfan, sebagai Tokoh Transformasi Tata Kelola Ibadah Haji.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan inovasi Gus Irfan dalam melakukan transformasi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah di Indonesia. Dalam prosesi penyerahan, Akhmad Munir secara langsung menyerahkan trofi dan piagam penghargaan kepada Gus Irfan di hadapan para undangan yang terdiri dari pejabat, tokoh masyarakat, dan insan pers.
Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim menyampaikan bahwa PWI Jatim Award 2026 merupakan bentuk penghargaan kepada tokoh nasional yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Menurutnya, peran strategis Menteri Haji dan Umrah dalam meningkatkan kualitas pelayanan jamaah menjadi salah satu alasan utama pemberian penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini diberikan kepada tokoh yang memiliki dedikasi tinggi dan mampu menghadirkan perubahan signifikan. Gus Irfan dinilai berhasil mendorong perbaikan sistem pelayanan haji dan umrah yang lebih transparan dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Gus Irfan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan haji dan umrah, termasuk melalui inovasi digital serta penguatan tata kelola yang akuntabel.
“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah, dengan mengedepankan transparansi, efisiensi, dan kenyamanan,” kata Gus Irfan.
Ajang PWI Jatim Award 2026 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HPN yang juga diisi dengan seminar nasional dan diskusi strategis terkait peran media dalam pembangunan daerah dan nasional.
Melalui penghargaan ini, diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan di sektor pelayanan publik, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Indonesia.


