Kasus Hewan Ternak Terpapar PMK di Sumenep Capai 2.518 Ekor

SURABAYAONLINE.CO| Sumenep – Hewan ternak terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mencapai 2.518 ekor.

Berdasarkan catatan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, dari total 2.518 hewan terpapar PMK, sebanyak 1.272 sembuh, sakit 1.230 dan mati sedikitnya 6 ekor.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) DKPP Sumenep Zulfa mengatakan, kasus tersebut diketahui berdasarkan laporan masyarakat dan pantau perugas di lapangan.

Mengantisipasi lonjakan kasus PMK di Sumenep, pihaknya mengaku telah melakukan berbagai upaya.

Diantaranya mengoptimalkan fungsi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) sebagai unit pelayanan kesehatan hewan terpadu sebagai peranan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Misalnya, pelayanan diagnosa penyakit, pengobatan, penanganan masalah reproduksi dan kesehatan masyarakat veteriner,” terangnya, Kamis (23/6).

Bentuk optimalisasi Fungsi Puskeswan, petugas dengan mengunjungi lokasi yang memerlukan pelayanan kesehatan hewan. Selain jenis kunjungan kata dia, juga keliling ke berbagai wilayah.

Seperti mendatangi ke kandang-kandang peternak, pemeriksaan hewan di Pos penyekatan sebelum dan sesudah masuk ke pasar.

“Ini dilakukan karena penanganan hewan ternak terjangkit PMK tidak boleh di mobilisasi. Artinya dilakukan isolasi di kandangnya,” paparnya

Selain itu, pohaknya mengajak masyarakata menerapkan Biosecurity seperti menjaga kebersihan kandang, dan taat prokes.

“Setiap masuk harus dalam keadaan bersih dan rutin menyemprot kandang,” jelasnya. (Upek)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *