Kesenjangan Vaksin Hambat Pemulihan Ekonomi Global, Ini Himbauan Dari IMF

SURABAYAONLINE.CO – International Monetary Fund (IMF) memperingatkan bahwa ekonomi global akan tetap pincang. Hal ini diakibatkan dari dampak adanya pandemi Covid-19.

Kristalina Georgieva selaku direktur pelaksana IMF mengatakan hambatan paling serius untuk pemulihan penuh terhadap ekonomi global adalah kesenjangan vaksin antara negara-negara kaya dan miskin. Hal ini memiliki kemungkinan kerugian kumulatif $5,3 triliun selama lima tahun ke depan.

Georgieva meminta negara-negara kaya untuk segera memenuhi janji mereka untuk berbagi stok vaksin dengan negara-negara berkembang.

“menghadapi pemulihan global yang masih tertatih-tatih oleh pandemi dan dampaknya”, ujar Georgieva Pada Selasa, (05/10/21) dikutip dari The Guardians.

Negara-negara berpenghasilan rendah sedang dilanda kombinasi akses terbatas ke vaksin dan kurangnya kekuatan kebijakan yang digunakan oleh negara-negara kaya untuk mengatasi dampak ekonomi dari virus tersebut.

Selanjutnya, apabila kesenjangan vaksin tetap berlangsung akan mengakibatkan ketidakstabilan dalam ekonomi global. Negara berkembang diproyeksikan memakan waktu bertahun-tahun untuk pulih dari kondisi ekonomi akibat pandemi.

“Kita harus meningkatkan pengiriman dosis secara tajam ke negara berkembang. Negara-negara kaya harus segera memenuhi janji sumbangan mereka. Dan bersama-sama, kita harus meningkatkan kemampuan produksi dan distribusi vaksin serta menghapus pembatasan perdagangan bahan medis”, Kata Direktur Pelaksana IMF. (Vega)