Gerakan Sehat Melalui Kampung Olahraga, UNESA Gandeng Dispora dan KONI Probolinggo

SURABAYAONLINE.CO – Olahraga bukan hanya tentang gerakan yang menyehatkan tetapi kebutuhan bagi tubuh. Apalagi, dimasa pandemi saat ini olahraga sangat dianjurkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Oleh sebab itu, Provinsi Jawa Timur meluncurkan program Jatim Seger sebagi upaya memasyarakatkan olahraga.

Dalam mendukung program tersebut, Universitas Negeri Surabaya bersama Dinas Pariwisata Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Dispora) Probolinggo serta KONI Probolinggo melakukan kolaborasi dengan mewujudkan “Kampung OlahRaga” di Probolinggo.

Kampung olahraga tersebut dilaunching pada Rabu (29/09) di Desa Curah Dringu, Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo.

Acara launching tersebut dihadiri oleh wakil bupati Probolinggo, jajaran Dispora dan KONI Kabupaten Probolinggo. Selain itu, juga ada jajaran pimpinan Pusat Kajian Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Olahraga dan Program Vokasi UNESA.

Untuk saat ini ada 5 desa yang ditransformasi menjadi kampung olahraga, diantaranya yaitu Desa Curah Dringu di Tongas, Desa Wonokerso di Kecamatan Sumber, Desa Bago Kecamatan Besuki, Desa Kedungdalem di Kecamatan Dringu, dan Desa Gading Wetan di Kecamatan Gending.

Dr. Moch. Purnomo, M. Kes selaku Kepala Pusat Kajian Ilmu Keolahragaan UNESA menjelaskan bahwa pendirian kampung olahraga tersebut merupakan inisiasi dari Dispora Probolinggo yang kemudian didukung penuh oleh UNESA dan KONI Probolinggo.

Tujuan dari “kampung olahraga” ialah untuk memasyarakatkan olahraga sehingga olahraga menjadi kegiatan rutinitas masyarakat serta untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Tidak hanya itu, dibentuknya kampung olahraga juga berguna untuk menyaring dan menemukan bibit-bibit baru yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jatim yang akan datang.

“Salah satu upaya kita bersama adalah kampung olahraga ini untuk mencari talenta terbaik tanah air sedini mungkin melalui program sport intelligence,” ujar Purnomo.

Dalam skala masif, kampung olahraga juga akan terus digagas di berbagai daerah yang nantinya dapat menjadi wadah pencarian bibit olahraga tanah air.

Sedangkan sistem pencarian talenta olahraga itu yakni melalui program sport intelligence dan kader-kader olahraga di kampung-kampung.
Nantinya, UNESA akan mendukung dengan pendampingan dan program laboratorium keolahragaan di luar kampus.

Upaya ini dilakukan sebagai komitmen perguruan tinggi dalam membangun sistem olahraga yang nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap masa depan olahraga di Indonesia serta bagian untuk meningkatkan prestasi dari skala nasional hingga internasional.

Sementara itu, pihak pemerintah Probolinggo pun mangapresiasi program kampung olahraga yang baru saja diresmikan itu. Bagi mereka, ini adalah langkah yang baik dalam meningkatkan budaya hidup sehat masyarakat dan meningkatkan prestasi olahraga di daerah hingga nasional dan internasional.

“Saatnya bakat dan talenta tanah air yang melimpah itu ditemukan, dididik dan dilatih sejak dini dengan pendekatan sport science lewat peran penting perguruan tinggi,” kata Drs. Ahmad Timbul Prihanjoko selaku Wakil Bupati Probolinggo. (Vega)