Pengetahuan Wajib  Sebelum Membeli Kontrak Franchise

SURABAYAONLINE.CO – Franchise merupakan  bisnis yang banyak ditemui di era ini, dengan sistem pemasaran atau distribusi barang dan jasa, dimana sebuah perusahaan induk (ranchisor) memberikan hak istimewa usaha tertentu secara berskala dalam waktu tertentu.

Di Indonesia sendiri belum ada peraturan atau hukum tentang franchise. Meskipun belum ada peraturan dan dasar hukumnya, francshise menjadi bagian dari praktek bisnis yang tidak hanya menguasai barang-barang konsumen, namun juga segala bentuk jasa. Mulai dari fast food seperti KFC, MCD, Pizza Hut, sampai ke Fitness centre.

Sampai saat ini francshise  tidak hanya diakui sebagai alat untuk mendorong investasi pada skala internasional, tapi juga sebagai teknik pemasaran yang membantu perkembangan bisnis lokal. Di negara-negara lain, franchise lebih pesat lagi berkembang, hal ini diakui oleh Departemen perdagangan AS melalui Internationale Financial Law yang memperkirakan bahwa dalam  10 tahun mendatang sekitar setengah dari perdagangan AS akan dikuasai oleh franchise.

Setiap sistem dalam masing-masing franchise pada hakikatnya unik. Hubungan  keterikatan franchise juga sangat berbeda dengan bentuk hubungan yang hanya didasarkan dengan bentuk hubungan sosial. Maka dari itu perlu ada pengetahuan yang wajib kamu ketahui sebelum membeli kontrak franchise, beberapa diantaranya disebutkan di bawah ini:

  1. Memastikan Barang dan Bahan Apa Saja Yang Akan Didapatkan. Selain itu kamu juga perlu memastikan Apa Saja Yang harus disiapkan diluar perjanjian proposal, sehingga kamu tahu modal spesifiknya kurang lebih berapa. Hal ini untuk mengantisipasi kerugian dan kesiapan bisnis franchise kamu.

 

  1. Memastikan berapa lama masa penggunaan brand selesai, jika ingin perpanjang lagi, berapa tambahan biayanya? Biasanya penggunaan brand ada yang 3 tahun dan ada yang 5 tahun. Kamu juga perlu bertanya, apabila pembeli franchise tidak ingin meneruskan sendiri usaha tersebut dan ingin menjualnya kepada pihak lain, apakah ada tata cara yang perlu disepakati sebelumnya?

 

  1. Apakah ada aturan jarak di tiap outlet? Karena jika tidak ada, makan akan terjadi kanibal sale.

 

  1. Jika melakukan kontrak harus ada kwitansi atau bukti pembayaran, selain itu juga dibutuhkan kesepakatan kerjasama yang disahkan secara hukum. Kesepakatan ini menjelaskan segala rinci hak, kewajiban dan tugas dari pemilik franchise. Mengenai isi perjanjian juga membutuhkan nasihat dari ahli hukum yang berkompeten.

(Windi)