DPMD Melaksanakan Ujian Seleksi Tambahan Terhadap Bacakades di 19 Desa

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melaksnakan ujian seleksi tamabahan terhadap 19 desa dari 86 desa dengan jumlah peserta ujian 128 orang

Berdasarkan ketetapan tahapan Pilkades serentak 2021 ujian kepeminan atau seleksi tamabahan, dilakukan terhadap desa yang Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) lebih dari 5 orang.

Seleksi tambahan ini dilaksanakan di gedung islamic center Jl Aridake, Batuan, Kabupaten Sumenep pada hari Kamis 17 Juni 2021. Panitia seleksi kabupaten menunjuk LPPM Universitas Trunujoyo Madura (UTM) untuk mensukseskan kegiatan

Menurut Kepala Dinas PMD Moh Ramli mengatakan, terdapat empat alat ukur dalam seleksi tambahan diantaranya usia Bacakades, pengalaman dan pendidikan bobot nilai 70 persen. Sedangkan alat ukur yang ke empat ialah ujian kepemimpin melalui test tulis dan wawancara dengan bobot nilai 30 persen

“Targetnya hasil dari seleksi, akan diserahkan langsung pada hari ini sekira jam 15.30 kepada panitia,” jelasnya. Kamis (17/06/)

Selanjutnya, panitia akan melakukan akumulasi dari setiap nilai hasil tes yang didapat oleh Bacakades dalam setiap tahapan yang dilalui, “Jadi saya berharap nantinya hasil yang diterima panitia dapat dipublikasikan,” harapnya

Moh Ramli juga mengatakan, tahapan Pilkades selenjutnya adalah penetapan Calon Kepala Desa (Cakades). Sesuia dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi akan dilakukan pada tanggal 22 Juni mendatang

“Insya allah untuk yang tidak hadir kurang lebih 10 orang, dan dipastikan nilai seleksinya nol,” tandasnya

Selain itu, Ramli menjelaskan sehubungan Pilkades serentak tahun 2021 dilaksanakan dalam situasi pandemi Covi-19. Semua tahapan wajib menerapkan amanat protokol kesehatan. Termasuk kata dia, dalam kegiatan ujian kepemimpinan pada hari ini, yang langsung dikawal oleh Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19

“Semua peserta wajib membawa surat keterangan rapid antigen, kemaren sudah kami fasilitasi semua peserta melakukan rapid test di Lapkesda,” tutupnya . Th