Tragedi Berdarah Simo Jawar, Kini Berhasil Diungkap Satreskrim Polrestabes Surabaya

Surabaya online – Team Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Jalan Simo Jawar, Kecamatan Sukomanunggal yang terjadi pada Rabu (10/03/2021).

Pelaku diketahui bernama Abdul Hasyim (40) Warga Omben, Sampang yang tak lain suami pertama dari Hosiah.

Dengan adanya kasus tersebut petugas melakukan penyelidikan hingga mengetahui identitas pelaku dan pada Kamis (11/03/2021) petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui sedang bersembunyi didaerah asalnya yang berada di Dsn. Tekap, Des. Panden Timur, Kecamatan Omben, Sampang.

“Pelaku berhasil kami amankan di kediamannya di Sampang” Jelas Waka Satreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ambuka Yudha Hardi Putra, Jumat (12/03/2021).

Pelaku melakukan hal tersebut karena sudah menyimpan rasa dendam yang lama terhadap korban. Dendam tersebut bermula pada Februari 2013 lalu saat pelaku sedang bekerja sebagai TKI di Malaysia dan mendapatkan informasi bahwa istri pelaku memiliki hubungan dengan korban.

Pada Juni 2014 pelaku berusaha mengajak istrinya (Hosiah) untuk ikut bekerja di Malaysia, ajak itu dilakukan agar istrinya tidak ada lagi hubungan dengan korban.

Tidak lama berada di Negeri Jiran, pelaku dan istrinya kembali lagi ke Sampang, setelah itu pelaku berangkat sebagai TKI seorang diri namun saat pelaku sudah berada di luar negeri dirinya mendapatkan informasi dari anaknya bahwa istri kerap kali keluar dan bertemu dengan korban.

“Mendapati laporan itu, pelaku kembali pulang ke Sampang namun istrinya sudah tidak ada dirumah dan baru baru ini pelaku kembali mendapatkan informasi bahwa istrinya sedang tinggal bersama dengan korban” jelasnya.

Mengetahui hal itu, pelaku mengajak temannya ke Surabaya dengan menggunakan motor dan membawa celurit yang sudah di selipkan di pinggang sebelah kiri.

Sesampainya di Surabaya pelaku mendapati pelaku sedang berjalan kaki seorang diri kemudian pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan celurit yang sebelumnya sudah di selipkan di pinggangnya hingga korban tersungkur.(Irf)