Cegah Pandemi Covid-19 saat Pilkada KPU Kota Blitar Persiapkan Rapid Test bagi Petugas KPPS dan Linmas

SURABAYAONLINE.CO-Dalam pelaksanaan pemungutan suara di Pilkada (Pilwali Blitar 2020) menmndatang pihak KPU Kota Blitar rencanakan
lakukan Rapid test untuk seluruh petugas KPPS dan Linmas sesuai rencana akan di laksanakan selama dua hari yakni tamggal 28-29 November 2020.

Menurut Komisioner KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya sehari hari bidangi Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masarakat dan SDM, pihaknya segera koordinasi dengan Pemkot Blitar masalah tersebut.

“Betul kita segera lakukan koordinasi dngan Pemkot.Blitar terkait rapid test bagi KPPS serta Linmas,dimana pihak Pemkot .Blitar yang memfasilitasi tentang ink.” Terang Rangga Rangga Bisma Aditya, Rabu (8/11-2020).

Lebih jauh pria yang akrab dengan Wartawan ini mengatakan,di mana pihak Pemkot.Blitar berencana melakukan rapid test di laksanakan pada salah satu rumah sakit swasta di Kota Blitar.

Sehubungan jumlah petugas KPPS dan Linmas yang akan jalani rapid test ribusn orang yang terdiri dari 1.813 petugas KPPS dan Linmas sejumlah 518 orang.

“Bila dilaksanakan dua hari di satu tempat dengan jumlah peserta rapid test sebanyak itu, kita khawatir akan menimbulkan kerumunan, banyak peserta rapid test.

Untuk itulah pihak KPU Kota Blitar usulkan ke Pemkot Blitar agar rapid test untuk petugas KPPS dan Linmas bisa dilaksanakan di tiap kelurahan atau di kecamatan, tambah Rangga.

“Seperti perintah Propinsi Jawa Timur memperingatkan untuk pelaksanaan rapid test bagi petugas KPPS dan Linmas untuk dilaksanakan di setiap kelurahan atau kecamatan agar tidak menimbulkan kerumunan,” papar Rangga lagi pada wartawan.

Masih keterangan Rangga KPU masih menunggu hasil koordinasi dengan Pemkot Blitar terkait teknis pelaksanaan rapid test bagi petugas KPPS dan Linmas.

“Untuk itu kita segera melakukan koordinasi kembali dengan Pemkot.Blitar terkait rapid test petugas KPPS dan Linmas, untuk itulah Kami berharap pelaksanaan rapid test bisa di kecamatan.” Tandas Rangga.

Rangga juga mengungkapkan bila dalam hasil rapid test di temukan adanya petugas KPPS ada yang dinyatakan reaktif, maka akan ditindaklanjuti dengan tes swab, toh jika hasil tes swab ternyata positif, KPU menyerahkan penanganannya ke Satgas Covid-19.

“Untuk di ketahui teman teman, kita tidak akan mengganti petugas KPPS yang dinyatakan reaktif rapid test maupun positif Covid-19. Karena dalam Regulasi tidak mengatur masalah tersebut” Pungkas Pria bertubuh subur ini.Ari