Tanpa Peduli Sirene Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu, Mobil Tersambar Kereta Api Dhoho Jurusan Surabaya-Blitar.

SURABAYAONLINE.CO, BLITAR-Dentuman keras akibat Mobil Minibus Toyota tersambar Kereta Api mengagetkan warga sekitar pelintasan kereta api tanpa palang pintu di Lingkungan Sumberrejo Kec.Talun Kab.Blitar tadi siang (Minggu 15/11) pukul.10.30. Mobil terseret KA hampir 300 meter.

Akibat peristiwa tersebut pengemudi Mobil Minibus Toyota AG 1556 KJ Suliyono 56 tewas di TKP, sehingga Kereta Api Dhoho jurusan Blitar-Surabaya dngan nomor Lok.CC.2030106 harus berhenti sekitar 30 menit guna melakukan pertolongan dan melaporkan ke Polres Blitar, menurut keterangan Nawa Abidin 29 masinis kereta Api Dhoho, pihaknya sudah membunyikan tanda Semboyan (Klakson) sejak 25 meter dari pelintasan tanpa palang pintu yang di sana juga ada alarm, juga berbunyi menandakan kereta api akan melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu.

“Kita sudah membunyikan bel yamg berjarak sekitar 25 meteran dari perlintasan yang juga ada alarmnya,” kata Nawa Abidin pada petugas.

Kasat Lantas Polres Blitar.AKP.Rudi Hermanto..beri keterangan pada wartawan dan Situasi Kecelakaan.Ari

Awal peristiwa tabrakan antara Minibus dan Kereta Api itu juga di benarkan Kasat Lantas Polres Blitar AKP.Rudi Hermanto SH di TKP kepada wartawan, dan membenarkan informasi yang di sampaikan masinis kereta api.

” Dari beberapa saksi, bahwa alarm di perlintasan kereta api tanpa palang pintu itu sudah meraung raung (berbunyi) bahkan pemgemudi mobil diteriaki oleh warga sekitar, rupanya pengemudi yang bernama Suliyono dari arah Timur menyeberang perlintasan rel kereta api menuju arah ke Barat, tidak mendengar atau kurang perhatian situasi, akhirnya terjadilah benturan tersebut, betul pengemudi atas nama Suliyono meninggal di TKP,” terang AKP.Rudi Hermanto seijin Kapolres AKBP.Ahmad Fanani Eko Prasetya S.IK.

Kejadian yang terjadi pukul 10.30 WIB itu, menurut beberapa saksi di TKP, banyak orang yang memberi tepukan tangan dan teriak teriak bahwa ada kereta api dari arah Blitar, dan beberapa menit kemudian terjadilah tabrakan kereta api dan minbus warna hitam dngan nomor Polisi AG 1556 KJ tersebut.

“Setelah kita evakuasi dari dalam mobil bersama masyarakat dan Polsus KA, korban kita rujuk ke RSUD.Ngudi Waluyo Kec.Wlingi, dan benar kondisi korban memprihatinkan dan meninggal dunia di TKP, dan setelah kejadian itu kereta api Dhoho melanjutkan perjalanan ke arah Malang.” Pungkas AKP.Rudi Hermanto.

Kini bangkai.mobil sudah di evakuasi ke Polres Blitar, selanjutnya masih dalam penyelidikan.pihak Unit Laka Polres Blitar.Ari.