SURABAYAONLINE.CO – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Kepala Sekretariat Presiden, Letjen TNI Ariyo Windutomo, sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
“Pagi hari ini tadi Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani keputusan Presiden berkenaan dengan pemberhentian saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai kepala Staf Kepresidenan,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, pada hari Rabu (4/11/2026), dikutip dari Sindo news.
Keputusan tersebut menyusul status tersangka Listyo, bersama dua jenderal lainnya, oleh Bareksrim pada Selasa malam (3/11/2026), atas dugaan penyadapan illegal terhadap sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk Presiden Prabowo
“Berdasarkan hasil penyelidikan, penyidik telah menetapkan terhadap 3 orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH” kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, dikutip dari CNN Indonesia.
Siapa Ariyo Windutomo? Ini Profil dan Rekam Jejaknya!
Lahir pada 27 Januari 1974, Ariyo-putra almarhum Brigjen TNI (Purn) Soemarno MS-merupakan lulusan Akmil 1996 (Infanteri) yang juga memegang gelar Magister Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan RI (Unhan).
Mengawali tugas di Kodam XVII/Cenderawasih dan Kasdim 0508/Depok (2011–2012), kariernya didominasi di Kemhan hingga menjabat Karo Umum Setjen Kemhan (2022–2024).
Sempat menjabat Kasatwas Unhan (2024), ia kemudian dilantik sebagai perwira militer pertama yang menjabat Kasetpres pada 29 November 2024, serta dipercaya menjadi Ketua Pelaksana HUT ke-81 RI (2026).
Perjalanan pangkat Ariyo melaju seiring tanggung jawabnya sebagai Kolonel Inf dan Brigjen TNI (2022), Mayjen TNI (Mei 2024), hingga mencapai Letjen TNI (Bintang Tiga) pada 16 Maret 2026.
Penunjukan terbarunya sebagai Plt Kepala KSP menegaskan peran sentralnya dalam mengawal tata kelola strategis di lingkaran inti Kepresidenan RI. (RM)


